Advertisement

Kasus Aktif 271, 18 Pasien Covid-19 di Bantul Dirawat di Rumah Sakit

Ujang Hasanudin
Selasa, 08 November 2022 - 15:07 WIB
Budi Cahyana
Kasus Aktif 271, 18 Pasien Covid-19 di Bantul Dirawat di Rumah Sakit Ilustrasi - Antara/Rahmad

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Kasus Covid-19 di Bantul terus meningkat sejak beberapa hari terakhir. Dari ratusan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Bumi Projotamansari, 18 pasien menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami gejala ringan dan sedang.

Dari 18 pasien tersebut, sebanyak 16 pasien dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul dan dua pasien dirawat di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 yang berganti nama menjadi RSUD Saras Adyatma.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Panembahan Senopati Bantul Sidiq Rohadi mengatakan sejak awal November terjadi lonjakan pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit. Saat ini RSUD Panembahan Senopati Bantul merawat sebanyak 16 pasien Covid-19.

“Dari 16 pasien Covid-19 yang dirawat, 14 di dirawat di bangsal biasa, sementara dua pasien lainnya dirawat di ruang kritikal karena memiliki komorbid atau penyakit penyerta,” kata Sidiq di sela-sela peresmian layanan RSUD Saras Adyatma, Bambanglipuro, Bantul, Selasa (8/11/2022).

Menurutnya, sebagian besar pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Panembahan Senopati Bantul memeriksakan diri untuk perawatan di rumah sakit tersebut. Namun, seperti biasa rumah sakit memberlakukan tes swab atau tes PCR bagi semua pasien yang masuk RSUD Panembahan Senopati Bantul.

Selain itu, ada juga pasien yang berobat dengan gejala mengarah ke Covid-19 kemudian dites dan hasilnya positif. Ada juga pasien rujukan dari rumah sakit karena memiliki penyakit penyerta. “Hampir semua pasien pada awal diketahui memiliki gejala mengarah ke Covid-19. Ketika di-swab hasilnya positif kemudian menjalani perawatan,” ujarnya.

Menurut Sidiq, RSUD Panembahan Senopati Bantul sempat tidak merawat pasien Covid-19 selama beberapa bulan lalu ketika Covid-19 melandai, tetapi sejak awal November ini kembali merawat pasien Covid-19 seiring adanya lonjakan kasus Covid-19 terutama munculnya varian baru, yakni XBB. Lonjakan kasus Covid-19 saat ini bukan hanya terjadi di Bantul, namun juga terjadi di hampir sejumlah daerah.

Pihaknya juga sudah menyiapkan tempat tidur khusus Covid-19 termasuk sumber daya manusia (SDM) perawat maupun dokternya. “Kami juga bersiap jika ada lonjakan Covid-19 dengan menyiapkan tempat tidur sesuai kebutuhan. Disisi lain SDM kita juga sudah siap semuanya,” katanya.

Advertisement

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Bantul, kasus aktif Covid-19 saat ini menyentuh angka 271 setelah ada penambahan sebanyak 40 kasus positif per 7 November 2022 lalu. Kasus aktif ini tersebar di semua kecamatan di Bantul. Tiga kecamatan terbanyak adalah yang berbatasan dengan Sleman dan Kota Jogja, yakni Banguntapan sebanyak 47 kasus, disusul Kasihan 42 kasus, dan Sewon 33 kasus. Sementara paling sedikit, yakni Kapanewon Imogiri dua kasus dan Srandakan lima kasus.

BACA JUGA: Atap Ambrol, Sejumlah Siswa SD di Gunungkidul Terluka

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan sampai saat ini pemerintah belum pernah menyatakan Covid-19 di Bantul selesai. Setiap bulan ia menandatangani perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). PPKM tersebut juga akan terus disosialisasikan kepada masyarakat karena ia menilai saat ini masyarakat mulai abai terhadap protokol kesehatan.

Advertisement

Pemkab juga sudah bersiap mengembalikan kembali bed khusus pasien Covid-19 di semua rumah sakit rujukan khusus Covid-19, termasuk di RSUD Saras Adyatma. “Selain menyiapkan rumah sakit, kita juga punya rumah isolasi terpusat, saatnya dibutuhkan nanti kami hidupkan kembali,” ujar Halim. 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Korpri Diharapkan Jadi Akselerator

Korpri Diharapkan Jadi Akselerator

Jogjapolitan | 2 hours ago

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

PLN Tanam 19.000 Pohon Peringati Hari Menanam Pohon Indonesia 2022

News
| Selasa, 29 November 2022, 20:27 WIB

Advertisement

alt

Masangin Alkid, Tembus Dua Beringin Bakal Bernasib Mujur

Wisata
| Selasa, 29 November 2022, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement