Advertisement

Perayaan Tahun Baru, Tepi Jalan di Bukit Bintang Bebas Parkir Kendaraan dan Pedagang

Ujang Hasanudin
Jum'at, 30 Desember 2022 - 18:17 WIB
Arief Junianto
Perayaan Tahun Baru, Tepi Jalan di Bukit Bintang Bebas Parkir Kendaraan dan Pedagang Ilustrasi suasana TPR Parangtritis. - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL — Polres Bantul memprediksi ada dua jalur yang akan padat kendaraan pada malam pergantian Tahun Baru 2023, yakni Jalan Jogja-Wonosari tepatnya di kawasan Bukit Bintang, Piyungan dan Jalan Parangtritis.

Kasatlantas Polres Bantul, Iptu Fikri Kurniawan mengatakan ada rekayasa lalu lintas di Jalan Parangtritis karena jalur tersebut diprediksi padat kendaraan di malam pergantian Tahun Baru 2023.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Rekayasa yang dilakukan adalah dengan memberlakukan one way atau satu jalur mulai dari sebelum masuk Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Induk Parangtrtis menuju kawasan pantai Parangtritis.  

“Sementara arah balik, kendaraan akan dialihkan melalui Jalur Jalan Lintas Selatan atau JJLS dan melintasi Jembatan Kretek II,” kata Fikri, saat dihubungi, Jumat (30/12/2022). Namun pembukaan jembatan Kretek II hanya berlaku untuk jalur menuju ke barat atau menuju Samas. Sementara jalur menuju ke timur tetap ditutup.

BACA JUGA: Pergerakan Masyarakat di Tahun Baru 2023 Diperkirakan Lampaui Libur Natal

Selain itu, jika antrean kendaraan di TPR Induk Parangtritis sudah sampai Jembatan Kretek I maka, kendaraan dari arah utara yang akan menuju Parangtritis dialihkan ke sempalan Pundong menuju Jembatan Sogun yang tembusnya nanti di selatan Jembatan Kretek I. “Itu khusus kendaraan roda dua dan roda empat. Kalau bus tetap lewat Jalan Parangtritis,” ujarnya.

Dia juga sudah mengimbau kepada Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul agar penarikan retribusi di TPR Induk Parangtritis dilakukan secara jemput bola atau dengan mendatangi pengendara ketika ada antrean kendaraan untuk memperlancar arus lalu lintas. Namun demikian jika kepadatan tidak bisa dihindari tidak menutup kemungkinan kendaraan bebas masuk tanpa membayar retribusi.

Sementara untuk di Jalan Jogja-Wonosari atau tepatnya di kawasan Bukit Bintang dipastikan menjadi salah satu lokasi yang padat pengunjung. Karena itu pihaknya melarang kendaraan untuk parkir dan orang berjualan di tepi jalan sepanjang kawasan Bukit Bintang. “Kami sudah pasang water barrier dan menempatkan petugas di lokasi,” ucapnya.

Jika arus lalu lintas lebih banyak menuju ke atas atau ke arah Gunungkidul, kata Fikri, maka lajur kendaraan dibuat dua lajur ke arah atas dan satu lajur ke arah bawah. Demikian sebaliknya jika arus kendaraan lebih banyak ke bawah atau ke arah Jogja, maka diberlakukan dua lajur ke bawah dan satu lajur ke atas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Naik Per 1 Februari 2023

News
| Rabu, 01 Februari 2023, 01:17 WIB

Advertisement

alt

Ini Nih... Wisata di Solo yang Instagramable, Ada yang di Dalam Pasar!

Wisata
| Selasa, 31 Januari 2023, 23:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement