IHSG Hari Ini Dibuka Melemah, Saham BBCA, BREN, dan BBRI Tekan Indeks
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.
Gunung Wangi./Harian Jogja-Dwi Cahyanti
Harianjogja.com, BANTUL — Tak cuma tiga destinasi wisata di Bantul, yakni Pantai Gua Cemara, Puncak Sosok, dan Bojong Asri yang siap menggelar acara puncak perayaan pergantian tahun.
Setidaknya ada dua destinasi wisata lain yang tak kalah siap. Keduanya adalah Puncak Gunung Wangi (Piyungan) dan Puncak Becici (Dlingo). Hal itu penting untuk memecah titik konsentrasi masyarakat yang merayakan pergantian tahun.
Acara yang digelar di Puncak Gunung Wangi dan Puncak Becici merupakan inisiatif dari pengelola setempat. Adanya acara tersebut guna mendongkrak kembali wisata tersebut setelah dua tahun vakum karena pandemi. Dan untuk menarik perhatian wisatawan yang ingin menikmati perayaan tahun baru agar tidak terpacu di tengah kota.
Ketua Pengelola Puncak Becici, Gandi, menegaskan yang melatarbelakangi digelarnya acara ini belakang untuk mendongkrak kegiatan-kegiatan yang vakum selama dua tahun,serta memecah agar tidak berkumpul di satu titik-titik keramaian yang ada di tengah Kota Jogja.
BACA JUGA: Ini Rekayasa Jalur Wisata ke Pantai Gunungkidul Saat Tahun Baru
“Acara kami tidak terlalu mewah, Cuma untuk bersenang-senang menikmati pergantian tahun dan menikmati kebebasan setelah pandemi dua tahun lalu,” kata Sugiman, Jumat (30/12/2022).
Puncak Gunung Wangi pada tahun-tahun sebelumnya mampu menarik wisatawan hingga 1.000-an. Kini, setelah dua tahun vakum akibat pandemi, pengelola menargetkan jumlah kunjungan sebanyak 700-an. Sementara untuk Puncak Becici, pihak pengelola menargetkan 2.000-an wisatawan akan datang.
Kedua puncak tersebut tidak memungut biaya mahal. Puncak Gunung Wangi tidak menerapkan tiket masuk bagi para wisatawan, hanya membayar uang parkir secara sukarela. Sementara untuk Puncak Becici, pengunjung cukup membeli tiket masuk seharga Rp5.000 per orang.
“ Kami juga menyediakan perlengkapan camping, karena banyak yang telah melakukan reserfasi. Untuk biaya camping itu sendiri saya rasa cukup terjangkau, harga tiket untuk camping Rp15.000, Harga tenda mulai dari Rp70.000, dan harga matras mulai dari Rp6000/matrasnya. Kami juga menyediakan paket camping dengan berbagai ragam fasilitas dan berbagai kapasitas mulai dari Rp250.000/paket," tambah Gandi.
Harapannya dengan adanya acara peringatan malam puncak tahun baru mampu mendongkrak masyarakat agar tergugah hatinya untuk membenahi wisata ini, dan semakin banyak pengunjung agar dapat memperbaiki ekonomi masyarakat sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.
BMKG menyebut gempa M5,5 di Laut Maluku dipicu subduksi lempeng. Gempa tidak berpotensi tsunami dan belum diikuti gempa susulan.
Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi dijadwalkan mengunjungi Candi Prambanan pada 8 Juli 2026. Pengamanan diperketat, operasional wisata disesuaikan.
Pekerja PLTSa Putri Cempo Solo mengalami kecelakaan kerja hingga tangannya masuk mesin. Korban telah menjalani operasi dan kini dalam pemulihan.
Restorasi Candi Prambanan dinilai akan memperkuat daya tarik pariwisata DIY meski berpotensi memengaruhi pola kunjungan sementara.
Polsek Bantul mengungkap kasus curanmor di Lapangan Paseban. Pelaku residivis teridentifikasi setelah polisi mencocokkan nomor rangka sepeda motor.