Terungkap! Dugaan Kekerasan Seksual 9 Tahun oleh Ayah di Sukoharjo
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Gunung Wangi./Harian Jogja-Dwi Cahyanti
Harianjogja.com, BANTUL — Tak cuma tiga destinasi wisata di Bantul, yakni Pantai Gua Cemara, Puncak Sosok, dan Bojong Asri yang siap menggelar acara puncak perayaan pergantian tahun.
Setidaknya ada dua destinasi wisata lain yang tak kalah siap. Keduanya adalah Puncak Gunung Wangi (Piyungan) dan Puncak Becici (Dlingo). Hal itu penting untuk memecah titik konsentrasi masyarakat yang merayakan pergantian tahun.
Acara yang digelar di Puncak Gunung Wangi dan Puncak Becici merupakan inisiatif dari pengelola setempat. Adanya acara tersebut guna mendongkrak kembali wisata tersebut setelah dua tahun vakum karena pandemi. Dan untuk menarik perhatian wisatawan yang ingin menikmati perayaan tahun baru agar tidak terpacu di tengah kota.
Ketua Pengelola Puncak Becici, Gandi, menegaskan yang melatarbelakangi digelarnya acara ini belakang untuk mendongkrak kegiatan-kegiatan yang vakum selama dua tahun,serta memecah agar tidak berkumpul di satu titik-titik keramaian yang ada di tengah Kota Jogja.
BACA JUGA: Ini Rekayasa Jalur Wisata ke Pantai Gunungkidul Saat Tahun Baru
“Acara kami tidak terlalu mewah, Cuma untuk bersenang-senang menikmati pergantian tahun dan menikmati kebebasan setelah pandemi dua tahun lalu,” kata Sugiman, Jumat (30/12/2022).
Puncak Gunung Wangi pada tahun-tahun sebelumnya mampu menarik wisatawan hingga 1.000-an. Kini, setelah dua tahun vakum akibat pandemi, pengelola menargetkan jumlah kunjungan sebanyak 700-an. Sementara untuk Puncak Becici, pihak pengelola menargetkan 2.000-an wisatawan akan datang.
Kedua puncak tersebut tidak memungut biaya mahal. Puncak Gunung Wangi tidak menerapkan tiket masuk bagi para wisatawan, hanya membayar uang parkir secara sukarela. Sementara untuk Puncak Becici, pengunjung cukup membeli tiket masuk seharga Rp5.000 per orang.
“ Kami juga menyediakan perlengkapan camping, karena banyak yang telah melakukan reserfasi. Untuk biaya camping itu sendiri saya rasa cukup terjangkau, harga tiket untuk camping Rp15.000, Harga tenda mulai dari Rp70.000, dan harga matras mulai dari Rp6000/matrasnya. Kami juga menyediakan paket camping dengan berbagai ragam fasilitas dan berbagai kapasitas mulai dari Rp250.000/paket," tambah Gandi.
Harapannya dengan adanya acara peringatan malam puncak tahun baru mampu mendongkrak masyarakat agar tergugah hatinya untuk membenahi wisata ini, dan semakin banyak pengunjung agar dapat memperbaiki ekonomi masyarakat sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.