BNI Gandeng Ratusan Pengembang di Danantara Housing Expo, Hadirkan Hunian Premium
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Puncak Becici. /Harian Jogja-Bernadheta Dian.
Harianjogja.com, BANTUL--Objek wisata Puncak Becici, Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Bantul mulai diserbu wisatawan di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB). Hal itu terlihat dari jumlah pengunjung pada akhir pekan di angka ribuan dan hari biasa tidak kurang dari 500 wisatawan berkunjung ke wisata alam perbukitan ini.
"Untuk kunjungan harian di angka 500-an orang dan weekend sekitar 2.000. Terkadang lebih terkadang kurang," kata Ketuan Operator Pengelola Puncak Becici, Gandi Saputra, Minggu (30/8/2020).
Jumlah tersebut diakui Gandi sebenarnya masih jauh dibanding sebelum adanya pandemi Covid-19 yang mencapai 4.500-5.000 wisatawan yang berkunjung pada akhir pekan dan libur panjang. Kunjungan harian pun mencapai 1.300-1.500 orang.
BACA JUGA : Kunjungan Wisatawan ke Puncak Becici Naik Dibanding
Ganti mengatakan kunjungan wisatawan di masa pandemi Covid-19 ini masih di dominasi kendaraan pribadi. Namun sejak dua pekan terakhir rombongan bus-bus besar mulai berdatangan dari wilayah DIY dan luar DIY. Kendati kunjungan wisatawan mulai padat, pihaknya tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.
Cara penerapan protokol Covid-19 tersebut dengan mengatur jalur masuk dan keluar objek wisata yang terpisah dengan pagar pita. Semua wisatawan yang masuk juga harus melalui pemeriksaan cek suhu tubuh di bagian depan, kemudian pengunjung harus melewati area tempat cucu tangan yang sudah disediakan.
Dari pantauan di lokasi, tempat cuci tangan ini ditempkan di jalur masuk sehingga hampir semua wisatawan dipastikan mampir cuci tangan. Pengumuman melalui pengeras suara agar pengunjung mengenakan masker dan menjaga jarak juga beberapa kali didengungkan, sehingga wisatawan yang berkerumum menjaga jarak. Selain itu terlihat juga ruang isolasi dari tenda khusus di bagian belakang tempat pembayaran retribusi masuk.
Deretan mobil pribadi dan sejumlah bus besar memadati area parkir di bagian dalam dan parkir luar Puncak Becici. Demikian area parkir motor juga padat. Gandi bersyukur objek wisata yang sempat libur sekitar empat bulan karena pandemi dan dibuka secara terbatas pada 22 Juli lalu ini mulai menarik wisatawan.
BACA JUGA : Kunjungan Wisatawan ke Puncak yang Pernah Disinggahi
Tiket masuk Puncak Becici juga masih belum ada perubahan, yakni Rp3.000 per orang. Disinggung soal pemesanan tiket melalui aplikasi visitingjogja.com, Gandi mengaku belum banyak. Padahal pihaknya sudah mengumumkan ke berbagai media sosial agar melakukan booking tiket lewat aplikasi untuk menghindari potensi penularan Covid.
"Tapi sebagian besar masih datang langsung [beli tiket masuk] on the spot," ucap Gandi.
Sementara Anwar Fuadi, salah satu wisatawan asal Klaten, Jawa Tengah mengaku selama pandemi ini baru sekali berwisata ke Puncak Becici, "Di rumah terus bosan, sekali-sekali butuh refreshing," kata dia.
BACA JUGA : WISATA LEBARAN 2018 DI JOGJA: Puncak Becici
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Macan Tutul Jawa terekam kamera jebak di Cagar Alam Nusakambangan Barat. BKSDA memperkirakan populasinya di pulau itu sekitar 20 individu.
BGN mencatat siswa yang belajar dalam kondisi lapar turun menjadi 16% berkat MBG. Program ini menjangkau 57 juta penerima hingga September 2026.
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin mengunjungi keluarga korban dugaan perundungan di Pemalang dan mendorong penguatan komunikasi sekolah dengan orang tua serta pen
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp3,39 miliar untuk memasang 180 lampu jalan pada 2026. Sebanyak 125 unit ditargetkan rampung November.
LBH Jakarta menyebut enam aktivis Greenpeace masih tertahan di Polda Metro Jaya setelah membentangkan spanduk di Bundaran HI, Selasa (20/10/2026).