Advertisement

Meski Turun, Harga Cabai di Gunungkidul Masih Mahal

David Kurniawan
Rabu, 04 Januari 2023 - 23:47 WIB
Budi Cahyana
Meski Turun, Harga Cabai di Gunungkidul Masih Mahal Ilustrasi pedagang cabai. - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Harga cabai di Gunungkidul masih mahal, meski perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 telah usai.

Salah seorang pedagang di Pasar Argosari, Margiyati, mengatakan cabai rawit merah dijual seharga Rp65.000 per kilogram. Harga ini telah turun sekitar Rp5.000 per kilogram, tetapi masih mahal.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Memang trennya masih tinggi dari biasanya,” katanya kepada wartawan, Rabu (4/1/2023).

Kondisi yang sama juga terjadi pada bawang merah. Ia menjual seharga Rp33.000 per kilogram. “Harga juga dipengaruhi dengan kualitas maupun ukuran dari bawang merah,” katanya.

BACA JUGA: Pukat UGM Minta Polisi Perdalam Motif Maling Laptop Jaksa KPK yang Buang Hasil Curiannya

Meski harga bahan pokok masih relatif tinggi, menurut dia, tingkat pembelian terhitung normal. Ia pun mengaku tidak ada masalah dengan distribusi karena pasokan lancar. 

“Permintaannya masih sama. Tapi, kami berharap keadaan ekonomi bisa segera pulih seperti sebelum pandemi,” katanya.

Kepala Seksi Distribusi Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Gunungkidul, Retno Utami, mengatakan jawatannya terus memantau harga kebutuhan pokok. Menurut dia, harga pangan sekarang terbilang fluktuatif. Ia mencontohkan bawang merah harganya sempat di kisaran Rp30.000 per kilogram, tapi pada Senin (2/1/2023) naik ke Rp35.000 per kilogram.

“Cabai rawait juga sama. Sebelumnya ada yang jual Rp40.000, tapi sekarang di kisaran Rp55.000 per kilogram,” katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Begini Penyebab Parahnya Gempa Bumi di Turki dan Suriah

News
| Selasa, 07 Februari 2023, 18:37 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Kampung Batik Giriloyo yang Sempat Terpuruk Karena Gempa 2006

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 13:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement