Hasil Pertanian Wadas Menurun, Project Multatuli Soroti Dampaknya
Hasil pertanian Wadas menurun sejak penambangan Bendungan Bener. Project Multatuli menilai perubahan lingkungan turut mengubah pola hidup warga
Foto ilustrasi bus Trans Jogja. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul gandeng organisasi angkutan darat (organda) Bantul dalam pembukaan trayek Trans Jogja di Imogiri. Pembukaan trayek tersebut merupakan salah satu upaya untuk meramaikan aktivitas pariwisata di Imogiri.
Kepala Bidang Angkutan Jalan dan Prasarana Transportasi Dishub Bantul, Suyamto, mengatakan pembukaan trayek tersebut masih dalam proses pembahasan terkait jalur yang akan dilewat termasuk titik perhentian agar tidak tumpang tindih dengan angkutan darat atau bus lain.
“Kami hari ini [pertemuan dengan organda Bantul] baru fokus pada jalur trayek yang baru, Trans Jogja di Imogiri. Tapi pelaksaannya secara detail belum kami bicarakan. Hal yang paling penting itu kami menyampaikan program ke organda bahwa akan ada bus JTT [Jogja Tugu Trans] masuk terminal Imogiri,” kata Suyamto ditemui di Waroeng Omah Sawah pada Jumat, (6/1/2023).
Jelasnya, tujuan dari pembukaan trayek tersebut adalah agar dapat meningkatkan produktivitas masyarakat, meningkatkan perekonomian akibat meningkatknya wisatawan di Imogiri.
“Itu program yang kami rencanakan, tapi untuk jalur persisnya belum kami diskusikan karena kami masih menunggu kepastian dari Dishub DIY karena program ini kan mereka juga terlibat,” katanya.
Terang Suyamto, Dishub DIY tidak menolak program tersebut hanya saja khusus jalur, pihaknya akan membahas lebih detail setelah ada kepastian penyelenggaraan dari Dishub DIY.
“Pokoknya waktu ekseskusi nanti kami diskusikan bareng-bareng terkait jalurnya. Apakah dari Malioboro nanti akan lewat Imogiri Barat atau Timur ya akan kami bahas kedepannya,” ucapnya.
Dengan adanya pembukaan trayek tersebut maka Dishub Bantul melalui Provinsi akan menambah armada.
Suyamto juga mengatakan bahwa organda mengusulkan agar Trans Jogja dapat melewati jalur Imogiri bagian Barat. Hal tersebut mempertimbangkan aspek angkutan milik organda yang masih eksis di jalur Imogiri Timur.
“Di jalur Imogiri bagian Timur itu masih ada angkutan existing yang masih berjalan dengan baik untuk menghidupi perekonomian penumpang seperti pedagang atau bakul-bakul itu,” lanjutnya.
BACA JUGA: Tak Kuat Menanjak, Tronton Pembawa Backhoe Terguling di Tanjakan Sambeng Gunungkidul
Sementara itu, Bendahara Organda Bantul, Sumarno, mengatakan pihaknya mendukung program tersebut hanya saja mereka meminta agar Dishub Bantul benar-benar mempersiapkan sarana-prasarana dan jalur-jalur yang akan dilalui dengan baik.
“Program itu kan milik pemerintah, jadi ya mau tidak mau kami harus mendukung. Tapi kami minta agar saling mengerti karena angkutan reguler itu masih ada. Di jalur Imogiri Timur saja ada lima angkutan yang masih beroperasi,” kata Sumarno dihubungi pada Jumat, (6/1/2023).
Dengan persiapan yang matang, maka tidak akan terjadi benturan antara Trans Jogja dengan angkutan reguler.
“Selain itu, kami juga minta ke Dishub Bantul terkait penertiban Trans Jogja yang menaikkan dan menurunkan penumpang tidak pada tempatnya. Padahal kita kan tahu bahwa operator Trans Jogja itu kalau penumpang sepi atau ramai kan tidak akan berpengaruh ke gaji mereka,” katanya.
Karena itu, Sumarno meminta agar Trans Jogja tertib dengan menaikkan dan menurunkan penumpang sesuai dengan bus stop atau halte yang ada. Tegasnya, kendati hal tersebut merupakan permintaan penumpang, tapi Trans Jogja tetap harus menjalankan kesepakatan yang ada.
“Jadi kami tetap mendukung program pemerintah tersebut tapi ya mbok kami juga diperhatikan karena kami kan masih ada dan keluarga yang bergantung pada jasa angkutan reguler kan masih ada. Kami juga masih menghidupi anak yang masih SD,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil pertanian Wadas menurun sejak penambangan Bendungan Bener. Project Multatuli menilai perubahan lingkungan turut mengubah pola hidup warga
DJP menetapkan pemungutan pajak marketplace mulai 1 Agustus 2026. Berlaku bagi seller beromzet di atas Rp500 juta per tahun.
Kemenkes menyebut putusan MK yang menolak uji materi UU Kesehatan memperkuat dasar hukum penanganan KLB dan wabah di Indonesia.
Kemenhut mencatat 12,3 juta hektare lahan kritis di Indonesia membutuhkan rehabilitasi di tengah ancaman El Nino dan meningkatnya risiko karhutla.
Meksiko memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Ekuador 2-0 di Stadion Azteca, Mexico City.
BPS mencatat inflasi Juni 2026 sebesar 0,44% secara bulanan. Kenaikan dipicu sektor transportasi, BBM, dan harga sejumlah komoditas.