PSEL Belum Beroperasi, Sleman Kerahkan Pendamping Sampah
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Stadion Sultan Agung Bantul / geo-Aerospace.com
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olah Raga (Disdikpora) Bantul membatalkan rekomendasi izin bagi Arema FC menggunakan Stadion Sultan Agung (SSA) sebagai kandang mereka di lanjutan putaran kedua Liga 1. Pembatalan tersebut tertera dalam surat No.427/0050/PORA bertanggal 6 Januari 2023.
Kepala Disdikpora Bantul, Isdarmoko, mengatakan pembatalan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek setelah banyaknya masukan yang diterima Dikpora.
“Ketika SSA mau dijadikan kandang Arema FC, kami lalu berkoordinasi dengan Polres Bantul. Namun, beberapa waktu belakangan, kami mendapat surat dari masyarakat termasuk suporter. Intinya, mereka meminta agar kami meninjau kembali karena hal tersebut harus mempertimbangkan kepentingan dan situasi. Biar kondusif,” kata Isdarmoko ditemui di kantornya pada Senin, (9/1/2023).
BACA JUGA: Pemkab Bantul Dikabarkan Tolak Arema FC Bermain di SSA
Disdikpora kemudian membicarakan hal tersebut lebih jauh dengan Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih dan Polres Bantul. Pembicaraan mengarah pada ketidaksetujan banyak pihak terhadap rencana Arema FC yang ingin menggunakan SSA sebagai kandang.
“Kok ternyata banyak yang tidak mendukung Arema FC untuk menggunakan SSA sebagai markas [kandang]. Kami pun juga tidak masalah karena SSA itu memang dibangun untuk kepentingan warga Bantul utamanya. Dengan demikian, kami tidak memberikan izin pada Arema FC [untuk menggunakan SSA],” katanya.
Menurut Isdarmoko, pihak Arema FC juga telah memahami mengenai pembatalan rekomendasi izin penggunaan SSA tersebut.

Sementara itu, Leader Paserbumi, John Hendrix, mengaku sepakat menolak Arema FC untuk menggunakan SSA. “Soalnya ini kan ada Liga 3 Regional DIY yang di dalamnya ada Persiba Bantul. Nah, tetapi yang kemudian menjadi pertanyaan kok tidak diputar Liga 3 malah tiba-tiba Arema yang bermasalah [tragedi Kanjuruhan] mau ber-home base di sini,” kata John, Senin (9/1/2023).
Selain itu, John juga menyinggung terkait tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 130 orang. Menurutnya, tragedi tersebut harus diselesaikan dulu.
Di pihak lain, Perwakilan Slemania, Rengga Dian, mengatakan keputusan penolakan terhadap Arema FC yang ingin menggunakan SSA sebagai markas sepenuhnya ada di pihak Persiba Bantul.
“Tetapi kalau itu terjadi di Stadion Maguwoharjo jelas saya juga menolak. Karena sama saja membawa permasalahan ini ke DIY. Kami harus menghormati keluarga korban [tragedi Kanjuruhan]. Intinya selesaikan dulu permasalahnnya di sana supaya ke depannya lebih enak lagi,” kata Rengga, Senin, (9/1/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.
Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya lewat dua gol Gustavo Almeida pada pekan ke-33 Super League.