Advertisement

Warga Berharap Dilibatkan Pengelolaan Rest Area JJLS Gunungkidul

David Kurniawan
Senin, 09 Januari 2023 - 13:57 WIB
Sunartono
Warga Berharap Dilibatkan Pengelolaan Rest Area JJLS Gunungkidul Sebuah mobil melintas di depan rest area yang dibangun di JJLS di Kalurahan Nglindur, Girisubo. Foto diambil Jumat (6/1/2023). - Harian Jogja - David Kurniawan.

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemerintah Kalurahan Nglindur, Girisubo, Gunungkidul berharap warga bisa dilibatkan dalam pengelolaan rest area di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Partisipasi ini agar tidak hanya menjadi penonton di wilayahnya sendiri.

Lurah Nglindur, Hanan Amsori mengapresiasi dibangunnya sarana rest area JJLS yang bertempat di Kalurahan Nglindur. Adapun proses pembangunan hampir selesai 100% karena secara umum bangunan sudah berdiri semua.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Menurut dia, keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar. Oleh karenanya, ia meminta agar pemerintah kalurahan atau warga bisa dilibatkan dalam pengelolaan.

BACA JUGA : Langka, Rest Area Tol Jogja Bawen di Tempel Bisa Diakses

“Kami belum tahu pengelolaannya. Saya pernah konfirmasi ke Pemerintah DIY, tapi katanya rest area merupakan kewenangan Pemerintah Pusat. Harapannya, kami bisa ikut dilibatkan dalam pengelolaan,” kata Hanan saat dihubungi Harianjogja.com, Senin (9/1/2023).

Dia menjelaskan, fasilitas rest area tidak hanya tempat parkir, toilet dan mushala. Namun demikian juga ada fasilitas lain seperti display berjualan, tempat khusus VIP, area bermain hingga panggung terbuka untuk hiburan.

“Pastinya butuh tenaga kerja. Sedangkan tempat display berjulan juga membutuhkan pedagang, harapan kami warga Nglindur bisa menjadi prioritas untuk mengisinya,” katanya.

BACA JUGA : Rest Area Luar Exit Toll Jogja YIA Bakal Dibangun

Disinggung mengenai keberadaan sumber daya manusia, Hanan mengaku tidak mempermasalahkan dan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Adapun untuk mengisi produk makanan juga siap karena banyak produksi UMKM lokal yang sudah layak jual serta sudah mendapatkan PIRT dan label halal. “Ada produk dari kami yang bisa dijual dan harusnya bisa,” katanya.

Ia berharap aspirasi dari kalurahan maupun warga sekitar bisa ditindaklanjuti agar tidak menjadi penonton di wilayahnya sendiri. “Istilah mudahnya, masak tidak ada warga Nglindur yang bisa jaga malam atau menjaga toilet,” katanya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jasad Pasutri asal Karanganyar Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan

News
| Senin, 30 Januari 2023, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement