Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi Underpass Kentungan, Sleman./Harian Jogja-Dok.
Harianjogja.com, SLEMAN—Underpass atau terowongan di Kentungan, Sleman, kebanjiran pada Selasa (10/1/2023) pagi. Anehnya, tidak turun hujan pada malam sebelumnya di sekitar Kentungan. Pompa air yang mati ditengarai menjadi penyebabnya.
Genangan muncul di Underpass Kentungan sekitar pukul 05.00 WIB. Satlantas Polresta Sleman sempat mengatur lalu lintas dan mencari penyebab genangan pada pukul 06.30 WIB. Air baru surut sekitar pukul 09.00 WIB.
PPK 1.1 Provinsi DIY Underpass Kentungan, Ersy Perdhana, menjelaskan pompa air di underpass tersebut mati. “Ternyata pompa pada mati, kok ngedrop semua. Saya juga manggil teknisi,” ujarnya saat dikonfirmasi.
BACA JUGA: Jalan di Gunungkidul Setara Wonosari Jakarta PP, Butuh Rp600 Miliar untuk Bikin Mulus
Pompa yang totalnya berjumlah empat tersebut berfungsi untuk menyedot ketika terjadi genangan air. Pagi itu, trafo bermasalah sehingga seluruh pompa mati. Pengelola Underpaas Kentungan akan meminta PLN untuk menambah kapasitas trafo.
Sumber genangan tersebut bukan dari hujan, tetapi dari mata air yang terdapat di Underpass Kentungan. “Semacam mata air, levelnya air tanah. Itu di atasnya underpass,” ungkapnya.
Struktur muka air tanah yang tinggi ini menyebabkan air keluar meski tidak hujan. Mata air tersebut terdapat di kedua sisi underpass, barat dan timur.
Di sekitar mata air tersebut, petugas sudah rutin membersihkan sepekan sekali. Biasanya ditemukan banyak sampah di situ sehingga menyebabkan genangan. “Baru kemaren dibersihin. Biasanya kemarin ada genangan karena ada sampah,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Pemda DIY menjajaki kerja sama dengan Spanyol di bidang ekraf, pariwisata, film, budaya, dan olahraga, termasuk promosi wisata Jogja.
Joanna Wietrzyk minta maaf setelah viral buang air besar saat lomba Hyrox di Beijing. Ia mundur secara retroaktif dan melepaskan poin kemenangannya.
Panpel Persija dilarang menggelar dua laga kandang di DKI, Banten, dan Jabar serta didenda Rp40 juta usai laga kontra Persib.
Gelaran Borobudur Indonesia Expo 2026 di Alun-Alun Kota Magelang pada 17-20 September 2026 diharapkan mampu menjadi pengungkit perekonomian daerah setempat