Mbah Rabikem 40 Tahun Merawat Jenang Upih Khas Sleman
Mbah Rabikem, 80 tahun, masih setia membuat jenang upih khas Sleman. Kuliner tradisional ini diracik hingga 7 jam dan selalu ludes terjual.
Pengunjung memilih dan mengambil ikan di Pasar Ikan Gawok (PIGa)./Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO — Setelah lima tahun mangkrak, Pasar Ikan Gawok yang berada di Wates, Kulonprogo bakal direvitalisasi tahun ini. Rencananya revitalisasi Pasar Ikan Gawok dipatok rampung akhir Maret.
Kepala Bidang Pengembangan Usaha Perikanan, Dunas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo, Ghufron Said Priyono menyebutkan bila tahap awal revitalisasi Pasar Ikan Gawok ialah revitalisasi pengurus pasarnya. Saat ini langkah itu sudah dilakukan dan menunggu waktu serah terima. "Saat ini revitalisasi pengurusnya dulu, pengelolanya. Ini sudah berjalan tetapi belum serah terima," kata dia, Kamis (12/1/2023).
Setelah beres merevitalisasi struktur kepengurusan pasarnya, revitalisasi Pasar Ikan Gawok akan diarahkan ke pengembangan olahan ikan.
Pasalnya lini usaha jual beli ikan segar dan pembenihan sebelumnya terkendala suplai air. "Waktu itu masih menggunakan pompa, sehingga sangat tinggi operasionalnya," ujarnya.
"Untuk menghidupkan awal-awal ini kita akan menghidupkan dulu untuk kegiatan olahannya. Jadi nantinya dibukakan showroom atau toko untuk olahan ikan," ujar dia.
BACA JUGA: Setelah Direnovasi, Pasar Ikan Gawok Malah Sepi Pembeli
Olahan ikan yang bakal menghiasi Pasar Ikan Gawok nantinya diarahkan ke olahan ikan siap saji atau siap makan dan olahan ikan beku. "Segar pun nanti yang berbumbu. Ikan seger tapi nanti yang sudah di-freezer, bukan ikan hidup," terangnya.
Kendati demikian Ghufron menegaskan jika sektor penjualan ikan segar hidup dan bibit ikan di Pasar Gawok akan tetap dikembangkan.
Sumber air yang sebelumnya jadi kendala juga jadi fokus pembenahan untuk mengoptimalkan lini jual beli ikan segar dan benih ikan. "Kami hidupkan dulu sumber airnya, apakah mampu enggak kalau dari pompa," ujarnya.
"Tetapi kalau pompa sepertinya terlalu berat, jadi mungkin nanti coba dengan menghidupkan lagi saluran irigasinya. Jadi ini tetap kami usahakan juga, tetapi untuk yang pertama dihidupkan, kami ingin olahannya dulu," kata dia.
Untuk mempercepat akselerasi penghidupan kembali Pasar Ikan Gawok, sejumlah upaya promosi bakal dilakukan. Salah satunya melalui media elektronik maupun sejumlah baliho.
Selain itu, sejumlah kegiatan menarik akan dihelat di Pasar Ikan Gawok untuk menarik minat konsumen. "Kegiatan-kegiatan kami terutama yang di pengembangan nanti kita arahkan ke sana. Ada lomba ikan hias, kontes ikan hias, lomba masak-masak olahan ikan kita arahkan ke sana semua untuk meramaikan, menarik massa," ujar dia.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulonprogo, Trenggono Trimulyo menerangkan bila pengurus Pasar Ikan Gawok berasal dari perwakilan pengurus lama, pembudidaya ikan dan pelaku usaha pengolahan ikan.
Setelah melakukan pembentukan pengurus baru, dinas juga telah menyiapkan anggaran untuk pembenahan fasilitas di Pasar Ikan Gawok yang anggarannya bersumber dari Danais. Rencananya lokasi anggaran tersebut akan digunakan untuk pengadaan AC, pengadaan peralatan masak, pengadaan kipas angin dan pengadaan mesin hitung uang kasir.
"Ke depan kami akan bantu asosiasi pengelola Pasar Ikan Gawok berupa fasilitas peralatan masak. Jadi di sana engggak cuma jual olahan dan ikan-ikan yang dalam bentuk beku, tetapi nanti ada fasilitas alat masak langsung di sana sesuai pesanan," tambahnya.
Sementara terkait dengan masalah air yang dihadapi di Pasar Ikan Gawok, Trenggono menerangkan bila air disuplai dari saluran selokan, aliran air tidak mesti ada. Solusinya, pemenuhan kebutuhan air akan coba dicukupi dari sumur bor. Beragam revitalisasi Pasar Ikan Gawok ini diharap rampung sebelum Ramadan atau akhir Maret nanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mbah Rabikem, 80 tahun, masih setia membuat jenang upih khas Sleman. Kuliner tradisional ini diracik hingga 7 jam dan selalu ludes terjual.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 4 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 4 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Alibaba resmi meluncurkan Qwen3.8-Max, model AI 2,4 triliun parameter dengan kemampuan coding otonom, multimodal, dan context window 1 juta token.
Forbes memperbarui daftar orang terkaya dunia per 3 Agustus 2026. Elon Musk masih memimpin dengan kekayaan Rp12.416 triliun, diikuti Larry Page dan Jeff Bezos.
Massive Attack mengaku ditahan dan diinterogasi di Singapura setelah mengibarkan bendera Palestina saat konser. Dua anggota juga dicekal masuk kembali.