Investasi di Gunungkidul Tembus Rp488 Miliar dalam Enam Bulan
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Sejumlah pekerja terlihat sedang memperbaiki lantai teraso di jalur pedestrian di kawasan Tugu Tobong Gamping di Kalurahan Logandeng, Playen, Selasa (17/1/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Penataan wajah kota di kawasan Bundaran Siyono, Logandeng, Playen telah selesai di akhir 2022. Meski demikian, hingga sekarang proses perbaikan masih terus dilakukan.
Hal ini seperti terlihat pada Selasa (17/1/2023). Sejumlah pekerja melakukan perbaikan lantai teraso di jalur pedestrian di depan PO Maju Lancar.
Perbaikan ini bukan yang pertama kalinya karena sebelumnya ada jalan yang ambles di dekat bundaran. Selain itu, juga pembenahan relief yang melingkar di tugu tobong gamping.
Salah seorang warga di Kalurahan Logandeng, Marjoko mengatakan, penataan di kawasan Bundaran Siyono sudah dilakukan sejak 2022. Namun hingga awal 2023, masih terlihat beberapa pekerja melakukan pengerjaan di kawasan ini. “Contohnya hari ini, ada yang memperbaiki lantai di jalur untuk pejalan kaki,” katanya, Selasa siang.
BACA JUGA: Miniatur Tobong Gamping Siyono Jadi Tempat Merayakan Malam Pergantian Tahun
Menurut dia, perbaikan bukan yang pertama kali karena sebelumnya juga sudah ada. Di awal tahun lalu, jalan di sekitar bundaran mengalami kerusakan karena ambles dan berlubang.
Sebelum diperbaiki sempat dipasang pagar pembatas agar tidak dilalui oleh pengendara. “Tujuannya agar tidak terjadi kecelakaan, tapi sekarang jalannya sudah diperbaiki,” katanya.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, secara pengerjaan sudah selesai di akhir Desember 2023. Total untuk penataan kota tahap pertama menelan anggaran sebesar Rp8,4 miliar.
Meski sudah selesai, ia mengakui rekanan yang mengerjakan memiliki kewajiban untuk menanggung pemeliharaan selama enam bulan setelah pengerjaan diserahterimakan. Wadiyana tidak menampik setelah penyerahan ada sejumlah fasilitas yang rusak.
“Ada beberapa mulai dari lampu mati, teraso yang retak atau jebol, aspal yang rusak hingga batu tempel di kawasan tersebut. Jadi, harus diperbaiki makanya meski sudah lewat tahun masih ada perbaikan karena bagiand ari pemeliharaan,” katanya.
Dia memastikan, proses perbaikan yang dilakukan, pemkab tidak mengeluarkan uang sepeser pun. Pasalnya, kerusakan yang ada menjadi tanggung jawab rekanan. “Masa pemeliharaan berlangsung enam bulan. Jadi, kalau ada yang rusak menjadi tanggungan rekanan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026.
FIFA batal jual saham Piala Dunia setelah UEFA ancam boikot. Petinggi mundur protes. Infantino akhirnya mundur. Simak kronologi lengkapnya
Bantul Creative Expo 2026 resmi dibuka di Stadion Sultan Agung. Pemkab Bantul menargetkan transaksi UMKM Rp2,367 miliar dan kunjungan 110 ribu orang selama semb
Timnas Indonesia cetak delapan gol dalam dua laga. Mitchell Baker sumbang empat gol. Siap hadapi Vietnam di Pakansari, Senin (3/8).
Trisno, bassist legendaris PAS Band, meninggal dunia pada usia 55 tahun setelah menjalani perawatan akibat komplikasi penyakit. Musisi dan penggemar menyampaika