Kisah Udi, Petugas yang Berjalan 12 Km Demi Jalur Kereta Aman Dilalui
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Sejumlah pemgendara sepeda motor antre dan berhati hati saat melintas Ruas 21 Jalur Cinomati karena licin akibat adanya material longsor, Jumat (3/2/2023). Sudah ada belasan pengendara motor yang jatuh./Dok. SAR DIY Distrik Bantul\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Belasan pengendara sepeda motor tergelincir dan terjatuh di Jalan Wonolelo Pleret-Terong Dlingo, Bantul, atau Jalur Cinomati. Penyebabnya karena material longsor sampai ke jalan sehingga membuat kondisi jalan licin.
Kasi Operasional SAR DIY Distrik Bantul, Bondan Supriyanto mengatakan longsor terjadi pada Jumat (3/2/2023) dini hari sekitar pukul 02.15 WIB. Pemerintah Kalurahan Terong dan sejumlah sukarelawan sebenarnya sudah meninjau lokasi, namun belum semua terkondisi sehingga material masih tersisa di jalan.
"Pukul 06.30 WIB ada laporan masuk bahwa banyak kendaraan roda dua yang terjatuh karena material longsor," katanya.
Pihaknya bersama sejumlah unsur sukarelawan menuju lokasi dan benar kondisi jalan licin sehingga menyebabkan pengendara sepeda motor tergelincir. "Karena memang waktu sibuk banyak yang berangkat kerja dan sekolah," ujarnya.
Namun sebagian besar pengendara yang jatuh luka ringan. Namun ada juga korban yang dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
Baca juga: Sultan Menolak Tukar Guling Tanah untuk Tol Jogja Solo dan Jogja Bawen: Nanti Dibeli Pengusaha
Para sukarelawan kebencanaan langsung membersihkan jalanan dengan menyiram menggunakan ember. Namun karena tidak efektif sehingga SAR DIY Distrik Bantul menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul untuk mendatangkan mobil pemadam kebakaran. Satu armada pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung menyemprot jalan di Ruas 21 Jalur Cinomati.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Agus Yuli Herwanta mengatakan pihaknya akan mengantisipasi longsoran dengan memotong pepohonan yang tanahnya berpotensi longsor.
"Untuk lalu lintas buka tutup. Kita mengantisipasi longsoran yang berpotensi akan datang seandainya terjadi hujan lagi," katanya.
Demikian pohon yang ada diatas bukit akan dipotong. Proses pembersihan material longsoran juga dibantu warga setempat. Tidak hanya BPBD dan sukarelawan kebencanaan yang datang, namun personel dari Dinas Perhubungan Bantul juga ke lokasi untuk memasang rambu-rambu lalu lintas.
Demikian aparat kepolisian juga turut membantu proses evakuasi material longsor. Selama proses pembersihan material longsor, Jalur Cinomati ditutup. Namun sekitar pukul 10.00 WIB jalan kembali dibuka untuk lalu lintas kendaraan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Puskesmas Girimulyo II Kulonprogo melayani hingga 150 pasien per hari saat imunisasi, tetapi masih menghadapi kekurangan tenaga kesehatan.
Donald Trump mengancam memveto inisiatif undang-undang Demokrat jika partai oposisi menguasai mayoritas Kongres AS.
Pemkab Kulonprogo menargetkan 1.554 kasus pertanahan tuntas pada 2029 demi kepastian hukum warga dan mendorong investasi.
Helikopter Mi-17V5 mengalami kecelakaan saat pemadaman karhutla di Seruyan, Kalteng. Satu personel meninggal dan proses evakuasi berlangsung.
BPJS Ketenagakerjaan dan Kejaksaan se-DIY memperkuat koordinasi untuk meningkatkan kepatuhan perusahaan melindungi pekerja.