Video Dugaan Pungli Viral, DPRD Kota Jogja Minta Tata Kelola Alkid Dievaluasi
DPRD Kota Jogja mendorong evaluasi tata kelola Alkid setelah video dugaan pungutan liar dan intimidasi beredar di media sosial.
Polisi menunjukkan terduga pelaku klitih dan beberapa barang bukti yang diamankan dalam jumpa pers pada Jumat (4/1/2019) di Polsek Ngaglik./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, JOGJA– Belum lama ini viral aksi klitih yang dilakukan sekelompok pemuda di Titik Nol Jogja. Menanggapi aksi tersebut, Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana menyarankan adanya kurikulum khusus bagi remaja pelaku klitih.
Huda menilai pelaku klitih yang sebagian besar merupakan remaja perlu mendapat perhatian dan pendampingan lebih mendalam. Menurutnya, pendampingan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya klitih, serta menyelamatkan masa depan pelaku klitih.
“Format pembinaan seperti apa untuk anak yang sulit dikasih tahu, perlu diberikan format khusus, terutama untuk anak-anak yang extraordinary [luar biasa],” katanya.
BACA JUGA: Pelaku Klitih Titik Nol Km Pembawa Celurit Mengaku Hanya Bersolidaritas
Kurikulum tersebut, menurut Huda dapat dilakukan dengan kerja sama pihak sekolah serta orang tua. Dengan kurikulum tersebut, diharapkan remaja tersebut akan mendapatkan pendampingan lebih mendalam.
Huda pun menyampaikan DPRD DIY akan menyiapkan anggaran apabila diperlukan anggaran untuk kurikulum tersebut. “Kalau kurikulum khusus ini perlu anggaran, kami siap mendukungnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong evaluasi tata kelola Alkid setelah video dugaan pungutan liar dan intimidasi beredar di media sosial.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.
Pertumbuhan anak perempuan yang lambat perlu dipantau. Kenali faktor penyebab perawakan pendek dan risiko gangguan kromosom.
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.