Fakta Janggal Temuan 11 Bayi di Pakem Sleman, KPAI Buka Suara
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Ilustrasi program padat karya/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah daerah (Pemda) Kulonprogo siap menggelontorkan dana senilai Rp2,5 miliar untuk program padat karya tahun in. Anggaran tersebut murni berasal dari APBD Kabupaten.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulonprogo, Nur Wahyudi mengatakan terdapat 25 paket program padat karya yang akan digulirkan di tahun 2023.
“Dari APBD Kabupaten itu ada 25 paket dengan nilai per paket mencapai Rp100 juta. Paket tersebut tersebar di 12 kapanewon. Nah, kalurahan mana saja persisnya ini sedang kami hitung [petakan],” kata Wahyudi ditemui di kantornya pada Kamis (9/2/2023).
Selain dari APBD Kabupaten, Kulonprogo juga mendapat gelontoran dana dari APBD DIY. Data sementara menunjukkan ada 57 paket melalui APBD DIY dan masih akan bertambah.
“Dari APBD DIY melalui BKK [Bantuan Keuangan Khusus], sementara ini ada 57 paket atau lokasi. Kalau dari situ anggarannya ada yang senilai Rp100 juta maupun Rp200 juta,” katanya.
BACA JUGA: Klitih Muncul Lagi, Pemkot Jogja Perkuat Pengawasan Jam Malam
Tidak hanya itu, Wayudi mengatakan ada juga BKK dari Dana Keistimewaan. Hanya saja, anggaran dari Danais tersebut langsung masuk ke Pemerintah Kalurahan.
Proses pengerjaan fisik program padat karya tersebut akan dimulai pada bulan Juli atau Agustus. Sementara proses sosialisasi dan penyesuaian proposal hingga kini belum dilakukan.
“Proses sosialisasi belum kami lakukan. Prinsip yang harus diketahui menganai pembagian dana terkait program padat karya dalam rangka membuka lapangan kerja bagi pengganggur, setengah penganggur, dan warga miskin, maka ini nanti porsi penganggarannya antara HOK [Hari Orang Kerja] dengan pendukung minimal 50%. Sementara material maksimal 50%,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
JMS 2026 mempertemukan ratusan media lokal Jawa Tengah untuk menyusun strategi menghadapi disrupsi digital dan tantangan AI.