AJI Jogja Soroti Keselamatan Jurnalis di Wilayah Bencana
AJI Yogyakarta mendesak perusahaan media memperkuat SOP keselamatan jurnalis, termasuk pelatihan, APD, mitigasi, komunikasi, dan evakuasi.
Salah satu adegan saat digelarnya simulasi bencana gempa bumi di Lapangan RW 14, Klitren, Kecamatan Gondokusuman, Minggu (21/4/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, BANTUL— Latihan simulasi penanganan bencana, ASEAN Regional Disaster Emergency Response Simulation Exercise (ARDEX) akan segera digelar pada akhir Juli 2023 di Kabupaten Bantul. ARDEX tersebut akan berfokus pada pelatihan penanganan bencana gempa bumi dengan magnitude 6,6 bagi negara-negara ASEAN.
Manajer Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah mengatakan lembaganya bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah bertemu untuk menyusun skenario atau rapat perencanaan latihan ARDEX 2023.
“Di dokumen skenario gladi, tempat pelaksanaan ARDEX sudah mengerucut ke Stadion Sultan Agung (SSA) meskipun baru perencanaan latihan. Lokasi yang kemarin disurvei dan diputuskan dalam skenario itu ya di SSA. Ini masih berproses,” kata Aka dihubungi pada Sabtu (19/2/2023).
Aka kembali menjelaskan bahwa ARDEX tersebut merupakan wadah bagi negara-negara di ASEAN untuk berlatih penanganan bencana dengan fokus pelatihan bencana tahun 2023 adalah gempa bumi. Katanya negara Indonesia dipilih menjadi lokasi pelaksanaan ARDEX karena Indonesia merupakan ketua ASEAN 2023.
“Beberapa tahun sebelumnya itu sudah ditentukan untuk lokasi ARDEX ini akan dilakasanakan di Jogja. BNPB lalu memilih Bantul untuk FTX [Field Training Exercise],” katanya.
BACA JUGA: Hasil Pelacakan Jejak Digital Terbaru, Dosen UII Rafie Pratama Telah Berada di Istanbul
Sekarang, BPBD Bantul masih menunggu tahap perencanaan atau pendetailan selanjutnya dari BNPB selaku leader ARDEX 2023.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Agus Yuli Herwanta mengatakan baru satu kali lembaganya bertemu dengan BNPB termasuk melakukan survei FTX dan masih ada pengembangan lokasi. Dia menjelaskan bahwa Kabupaten Bantul dipilih sebagai tempat pelaksanaan ARDEX karena Bantul pernah menjadi episentrum gempa pada 2006.
“Dulu ketika terjadi gempa bumi kan di Bantul, persisnya di sepanjang sesar opak. Salah satu episentrumnya ya di Potrobayan, Pundong itu,” kata Agus dihubungi pada Sabtu (19/2/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AJI Yogyakarta mendesak perusahaan media memperkuat SOP keselamatan jurnalis, termasuk pelatihan, APD, mitigasi, komunikasi, dan evakuasi.
Indonesia mengalahkan Korea Selatan 3-0 pada nomor beregu putra sepak takraw Asian Games 2026. Tim Merah Putih akan menghadapi Malaysia di semifinal.
Pembangunan gerai KDMP Kepuharjo, Sleman, belum berjalan karena lokasi yang diajukan masuk KRB III dan berstatus LP2B.
Warga Cokrodiningratan belajar mengolah lele menjadi keripik sebagai inovasi pangan sekaligus membuka peluang usaha rumahan.
Pesawat tempur F-16 milik Angkatan Udara AS jatuh saat hendak mendarat di Pangkalan Udara Spangdahlem, Jerman. Pilot selamat.
KPK menggeledah Kantor Pertanahan Kota Mojokerto terkait penyidikan dugaan korupsi mafia tanah ATR/BPN yang bermula dari OTT kasus HGB Summarecon.