Pemkab Bantul Desak BGN Tutup SPPG Patalan 2, Dua Kali Picu Keracunan MBG
Sebanyak 50 murid dan tiga guru SDN 1 Sumberagung diduga keracunan MBG. SPPG Patalan 2 diminta dievaluasi total.
Kelurahan Pringgokusuman, Kota Jogja saat melakukan simulasi penanganan bencana gempa bumi beberapa waktu lalu. /Ist.
Harianjogja.com, UMBULHARJO--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja merintis belasan kampung tanggung bencana (KTB) pada tahun ini sebagai upaya dalam melakukan mitigasi kebencanaan. Ditargetkan sebanyak 169 KTB terbentuk di seluruh kampung di Kota Jogja untuk meminimalisir dampak dari kejadian bencana.
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Jogja, Bayu Wijayanto mengatakan, sebanyak 15 KTB rintisan dibentuk pada tahun ini untuk melengkapi 130 KTB yang sebelumnya telah berdiri. KTB mitigasi itu tersebar di sejumlah kampung di Kota Jogja dan telah pula melaksanakan simulasi kegiatan penanganan kebencanaan.
"Kami fokuskan pada upaya mitigasi bencana gempa bumi. Karena pada jenis kebencanaan lainnya terutama daerah sungai itu memang kita anggap rawan. Sehingga kewaspadaan selalu ada, apalagi di musim penghujan ini," katanya, Senin (8/11/2021).
Bayu menjelaskan, pada sejumlah KTB rintisan itu petugas bersama seluruh pengurus kampung juga telah melakukan pemetaan baik itu jumlah warga, jalur evakuasi, titik kumpul yang representasi maupun penanganan darurat jika bencana sewaktu-waktu terjadi. Upaya ini diharapkan menjadi pedoman dan langkah antisipasi yang optimal terhadap mitigasi bencana.
"Jalur-jalurnya sudah kita buat. Karena pada KTB rintisan ini kan sebelumnya tidak ada. Jadi jumlah warga yang rentan juga sudah kita buat pendataannya," kata Bayu.
Ada sebanyak tujuh pertemuan yang digelar dalam forum pembentukan KTB rintisan. Salah satu forum khusus membahas risiko kebencanaan di tiap wilayah. Dari hasil pemetaan yang muncul, warga kemudian melakukan upaya simulasi awal agar lebih tanggap terhadap kejadian kebencanaan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Jogja, Nur Hidayat mengungkapkan, masuknya musim penghujan mesti menjadi perhatian bagi seluruh elemen masyarakat. Sejumlah bencana seperti tanah longsor maupun luapan air mesti diwaspadai terutama bagi warga di bantaran sungai.
"Sudah kita siapkan pemetaannya. Kita juga anggap semua area sungai adalah kawasan rawan, baik dari segi tanah longsor, ancaman terhadap luapan air maupun pohon tumbang," kata Nur.
Dia mengimbau kepada warga untuk melakukan langkah-langkah mitigasi awal semisal mempersiapkan diri dan memantau debit air sungai di masing-masing wilayah. Upaya ini diharapkan bisa memperkecil dampak bencana dari musim penghujan yang belakangan mulai dirasakan di Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 50 murid dan tiga guru SDN 1 Sumberagung diduga keracunan MBG. SPPG Patalan 2 diminta dievaluasi total.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Cara download video Facebook tanpa aplikasi lewat HP atau laptop. Simak langkah menyalin tautan hingga menyimpan video dengan aman.
Yudai Yamamoto ditunjuk memimpin Persija vs Persib di SUGBK. Simak profil, pengalaman, dan rekam jejak wasit asal Jepang ini.