Advertisement
Batu Seukuran Orang Dewasa Mengancam Rumah Warga di Bantul

Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari belakangan menyebabkan beberapa kejadian bencana seperti gerakan tanah yang berdampak pada rusaknya rumah-rumah di Kabupaten Bantul. Seperti pada Rabu (15/2/2023) hujan deras beserta angin membuat tanah di Dusun Karangasem, Kalurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo longsor.
Komandan TRC BPBD Bantul, Sulistiyanta mengatakan tanah longsor tersebut sangat berbahaya karena di atasnya terdapat batu besar seukuran orang dewasa.
Advertisement
“Di bangunan rumah di bawahnya itu ada penghuni bangunan sebanyak empat jiwa atau satu KK [Kepala Keluarga],” kata Sulistiyanta dihubungi pada Rabu (15/2/2023).
Sulistiyanta mengatakan bahwa batu tersebut memiliki ukuran panjang 3 meter, lebar 2 meter, tinggi 1,5 meter. Ancaman yang akan terjadi apabila batu tersebut tidak segera ditangani adalah akan menimpa rumah milik Ngatimin.
“Tanah tersebut masih gembur dan jika hujan berkepanjangan, maka longsor akan melebar dan batu besar akan jatuh mengenai rumah,” katanya.
Sementara para penghuni rumah sudah mengungsi di tempat saudaranya yang berada tidak jauh dari rumah.
Pada Sabtu (18/2/2023), baik BPBD DIY, Kabupaten Bantul maupun FPRB Muntuk dan perangkat desa telah mengadakan pertemuan. Terdapat beberapa kesimpulan yang dihasilkan dari pertemuan tersebut seperti BPBD DIY akan melakukan penanganan dengan alat pemecah batu.
BACA JUGA: Sudah 3 Bulan, Warga Korban Longsor di Gunungkidul Masih Tinggal di Bekas Bangunan SD
Lalu, BPBD Bantul dan DIY memberikan sosialisasi kepada pihak kalurahan untuk kemungkinan tersebut apabila terjadi runtuhan batu. Karena itu perlu upaya untuk meminimalkan kerugian harta-benda yang ada di dalam rumah.
Pada Minggu (19/2/2023), TRC BPBD Bantul dan DIY lantas melakukan pemecahan batu tersebut. Hingga artikel ini diterbitkan, proses pemecahan masih berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Perhatian! Lusa, Polri Lakukan Flag Off One Way Secara Nasional
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kendaraan Keluar DIY Via Entry Tol Tamanmartani Meningkat, Sempat Dekati 1.000 Kendaraan Per Jam
- Jalur Wisata Pantai di Gunungkidul Ramai Lancar
- H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Kawasan Malioboro Padat Merayap
- H+3 Lebaran 2025, Pantai Parangtritis Dikunjungi 14.000 Wisatawan
- Arus Balik, Jalur Fungsional Tol di Tamanmartani Sempat Dilewati Lebih dari 1.000 Kendaraan per Jam
Advertisement
Advertisement