Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Ika Apriani, salah seorang warga Dusun Blembem yang terdampak longsor sedang membersihkan tempat tinggal sementara di bekas SD di Kalurahan Candirejo, Semin. Foto diambil 17 Februari 2023/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemkab Gunungkidul menargetkan relokasi warga terdampak longsor di Dusun Blembem, Candirejo, Semin terlaksana April 2023. Untuk sekarang, enam keluarga terdampak masih tinggal di hunian sementara di bekas gedung SD yang tak terpakai.
Kepala Bidang Perumahan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Nur Giyanto mengatakan, tahapan masih pada proses penyiapan lahan untuk relokasi. Total ada enam keluarga yang akan dipindahkan ke tempat relokasi karena terdampak longor yang terjadi pada 19 November 2022 lalu.
“Sekarang masih proses mencari lahan untuk pembangunan rumah relokasi,” kata Nur, Minggu (19/2/2023).
Dia menjelaskan, lokasi relokasi masih di kawasan Candirejo. Adapun tempatnya, Nur belum mau membeberkan karena survei dilakukan di empat lokasi yang menjadi calon hunian baru.
BACA JUGA: Hasil Pelacakan Jejak Digital Terbaru, Dosen UII Rafie Pratama Telah Berada di Istanbul
“Masih rahasia. Takutnya, nanti harganya malah naik. Yang jelas, relokasi masih di Candirejo,” katanya.
Menurut Nur setelah ada kepastian lokasi relokasi, lahan yang ada akan dibebaskan. Adapun prosesnya dilakukan melalui tim appraisal untuk menaksir harga pembebasan.
“Sekarang masih proses. Tapi, harapannya April sudah dibangun,” katanya.
Ditambahkan dia, rumah relokasi yang dibangun sebanyak enam unit. Jumlah ini sesuai dengan warga terdampak longsor di Dusun Blembem.
“Masing-masing unit dibangun dengan pagu anggaran Rp50 juta. Nantinya statusnya hak pakai bagi warga terdampak,” katanya.
Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan, untuk program relokasi warga terdampak longsor Blembem diserahkan sepenuhnya ke DPUPRKP Gunungkidul. Upaya koordinasi terus dilakukan dan sekarang masih proses pengadaan tanah untuk lokasi pembangunan hunian baru.
“Untuk sekarang warga terdampak masih menempati bekas SD yang sudah tak terpakai di Kalurahan Candirejo,” katanya.
Menurut dia, peristiwa longsor terjadi pada 19 November 2022 yang mengakibatkan dua warga meninggal dunia. “Upaya pencarian dilakukan secara besar-besaran dengan melibatkan tim maupun relawan dari lintas daerah,” katanya.
Purwono mengungkapkan, cuaca ekstrem tidak hanya mengakibatkan longsor. Pasalnya, saat itu juga terjadi banjir hingga fasilitas umum rusak karena disapu banjir.
Dia mencontohkan, di Kalurahan Candirejo juga ada jembatan Pucung putus bersamaan dengan longsor di Dusun Blembem. “Sekarang masih dalam proses dan mudah-mudahan bisa diperbaiki secepatnya,” kata Purwono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.