Advertisement

DeLoano Glamping Ajak Tamu Nikmati Musik Fourtwnty di Alam Terbuka

Media Digital
Jum'at, 24 Februari 2023 - 07:57 WIB
Lugas Subarkah
DeLoano Glamping Ajak Tamu Nikmati Musik Fourtwnty di Alam Terbuka Wisatawan menikmati suasana hutan pinus di DeLoano Glamping, beberapa waktu lalu.Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN — Pencinta musik folk Indonesia khususnya yang berada di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya akan dimanjakan dengan penampilan Fourtwenty di Musik Biru 2023 feat Fourtwnty, di DeLoano Glamping, Desa Sedayu, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jumat (24/2/2023) sore.

Kepala Divisi Pemasaran Pariwisata Nusantara BOB, Ricky Harris Fadilla, menjelaskan Musik Biru merupakan salah satu kegiatan tahunan BOB. Musik Biru dimaknai sebagai suatu pertunjukan musik indah yang dapat dinikmati di tempat terbuka tak beratap dengan langit yang biru sehingga langsung menyatu dengan suasana alam yang indah.

Advertisement

“DeLoano Glamorous Camping atau DeLoano Glamping merupakan objek wisata berupa tempat menginap menggunakan tenda. Selain itu, lokasi dari DeLoano Glamping juga berada di kawasan hutan pinus yang membuat udara sekitar terasa sangat sejuk dan dapat menjadikan daya tarik tersendiri dari kegiatan ini,” ujarnya, Kamis (23/2/2023).

BACA JUGA: BOB Dongkrak Potensi SDM De'Loano

Dengan adanya kegiatan Musik Biru, diharapkan akan membawa banyak massa pengunjung khususnya anak muda, sehingga pada kesempatan ini dapat memperkenalkan objek wisata DeLoano Glamping kepada para peserta Musik Biru.

Musik Biru 2023 juga akan melibatkan Usaha Mikri Kecil Menengah (UMKM), dengan cara para penonton akan mendapat voucher untuk berbelanja di stan UMKM yang tersedia. “UMKM akan mendapatkan keuntungan dari para peserta Musik Biru yang akan membelanjakan voucer dengan membeli produk-produk dari UMKM tersebut,” ungkapnya.

Direktur Pemasaran Pariwisata, Agus Rochiyardi, menuturkan Musik Biru digelar untuk lebih mengenalkan Borobudur Highland kepada masyarakat. Borobudur Highland direncanakan menjadi kawasan wisata baru, namun saat ini kendalanya adalah belum banyak yang mengenal kawasan tersebut.

“Hanya saja areal sana itu belum popular. Maka kami coba untuk menggelar berbagai event di Borobudur Highland. Misalnya beberapa waktu lalu kami membuka fasilitas downhill. Itu juga dalam rangka untuk lebih memopulerkan Borobudur Highland,” katanya.

Borobudur Highland diharapkan menjadi penampung wisatawan setelah adanya pembatasan kuota wisatawan di Candi Borobudur. Dengan jarak tempuh sekitar 30 menit dari Borobudur, wisatawan disa menikmati keindahan dan kesejukan alam di kawasan tersebut.

Untuk mempermudah akses, BOB tengah mendorong percepatan pelebaran jalan di sekitar Borobudur Highland. “Sebelumnya kan sudah diukur-ukur. Kemudian beberapa masih negosiasi terkait dengan pembebasan lahan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Alihkan Kuota Haji Reguler ke Furoda, Kemenag Disebut Sembrono

News
| Kamis, 20 Juni 2024, 18:07 WIB

Advertisement

alt

Makan Murah di Jogja, Pasar Beringharjo Gudangnya Makanan Legendaris

Wisata
| Selasa, 18 Juni 2024, 17:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement