Ekonomi DIY Tumbuh 5,75% pada Triwulan II 2026, Tertinggi di Jawa
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.
Sejumlah orang menghadiri peresmian Kampung Wisata Suryatmajan Berwarna di Kemantren Danurejan, Jogja/Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA– Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meresmikan 'Kampung Wisata Suryatmajan Berwarna' Kemantren Danurejan, Jogja. Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf, Indra Ni Tua mewakili Menparekraf mengatakan 'Kampung Wisata Suryatmajan Berwarna' merupakan kolaborasi berbagai pihak. Mulai dari akademisi, bisnis, komunitas, dan media.
Pasca pademi menurutnya wisata seperti ini memiliki peluang yang besar. Digerakkan oleh masyarakat menjadi penerimaan bagi masyarakat melalui sejarah yang dimiliki. Ini menjadi pilar dalam pembangunan wisata berkelanjutan.
"Jadi yang kami lakukan ini produk sudah ada, orang sudah ada tinggal paket travel yang dibuat. Bisa jadi layanan tagline-nya belum ke Malioboro kalau belum ke Suryatmajan," ucapnya.
Menurutnya program semacam ini sudah dikembangkan di tempat lain seperti Mandalika, Padang, dan lainnya. Dikerjasamakan dengan Dinas Provinsi dan Kota karena mereka yang lebih paham wilayah.
Pembuatan kampung wisata ini didukung oleh program corporate social responsibility (CSR) PT ICI Paints Indonesia. Country Commercial Head, PT ICI Paints Indonesia, Yudhy Aryanto mengaku senang bisa berkolaborasi dengan Kemenparekraf dan Dispar Provinsi dan Kota Jogja.
BACA JUGA: PHRI DIY: Pemandangan Erupsi Merapi Bisa Jadi Daya Tarik Wisata
Dia menyebut program ini muncul dari masyarakat Suryatmajan, lalu difasilitasi pemerintah daerah (Pemda). "Ke depan karena sudah kolaborasi dengan Kemenparekraf kami akan bantu komunitas masyarakat. Sudah ada beberapa seperti di Palembang, Padang, Bandung, Salatiga," jelasnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Wahyu Hendratmoko menyampaikan pengerjaan kampung wisata ini kurang lebih 20 hari pada November 2022. Selain mengembangkan potensi alternatif berbasis komunitas dan wilayah, Dispar Kota juga mengajak dunia usaha sehingga kampung Suryatmajan bisa mendapatkan 800 liter cat untuk membuat mural.
"Suryatmajan kami dorong jadi kampung wisata favorit di Jogja. Selain sudah dipercantik, ada juga paket wisata dengan menggunakan sepeda ontel keliling heritage."
Kepala Dispar DIY, Singgih Raharjo mengatakan Kampung Suryatmajan ada di lokasi sumbu filosofi. Sehingga komponen di dalamnya akan ada sejarah yang bagus. Divisualisasikan dalam bentuk modern dengan tetap mengedepankan nilai-nilai lokal.
"Ini bagian dari daya tarik wisata dan ekonomi kreatif. Tinggal diviralkan oleh teman-teman Pokdarwis," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Stasiun Tugu Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Simak jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Tiga orang yang disebut anggota OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Eral Makawia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Cristiano Ronaldo mengisyaratkan musim 2026-27 bisa menjadi tahun terakhirnya sebagai pesepak bola profesional setelah karier lebih dari 20 tahun.
PLN menyiagakan 45.000 personel di 2.275 titik untuk menjaga keandalan listrik HUT RI ke-81 dengan cadangan daya 9 GW.