Usulan Empat Embung Tahun 2026 di Sleman Masih Terkendala Administrasi
Empat embung di Sleman senilai Rp32 miliar tertunda karena kendala administrasi pertanahan dan masih menunggu izin lahan.
Ilustrasi sampah. /Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, KULONPROGO—Rencana pembangunan zona baru atau landfill zona 2 TPA di Desa Banyuroto, Kulonprogo telah sampai ke tahap Penyediaan Barang dan Jasa (PBJ). Sebelumnya, DED zona baru tersebut ditinjau ulang akibat penyesuaian dengan nilai barang material.
Kepala UPT Persampahan Air Limbah dan Pertamanan DPUPKP Kulonprogo, Budi Purwanta mengatakan tender pembangunan zona dua TPA Banyuroto belum tayang di LPSE.
BACA JUGA : TPA Banyuroto Hanya Tampung Sampah dari Kulonprogo
“Prosesnya sudah sampai ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa [BPBJ]. Tapi memang belum tayang di LPSE soalnya persiapan pemilihannya masih akan dirapatkan antara PPK [Pejabat Pembuat Komitmen] dan Kelompok Kerja Pemilihan,” kata Budi dihubungi pada Rabu (15/3/2023).
Budi mengatakan setidaknya penayangan untuk proses tender tersebut pada akhir Maret. Dia berharap proses penayangan dapat lebih cepat. Hanya saja, proses di BPBJ tersebut sudah bukan masuk kewenangan jawatannya.
“Desain zona dua tidak ada perubahan. Hanya ada penguatan pondasi. Lalu, penghitungan ulang volume galian dan urukan. Lainnya sama,” katanya.
Kontrak pembangunan zona dua dengan tender direncanakan selesai pada April. Sementara untuk target pembangunan zona dua selesai pada bulan November 2023 dengan pagu anggaran dari APBD murni sebesar Rp8,8 Miliar.
BACA JUGA : Pemkab Siapkan Zona Baru Pengelolaan Sampah di TPA
Zona dua tersebut dibangun akibat umur TPA zona satu telah habis pada tahun 2022. Kendati demikian, zona satu tersebut terus dimaksimalkan, sehingga masih dapat dipakai hingga saat ini.
Tiap harinya, TPA Banyuroto menerima pasokan sampah hingga 34 ton per hari dari seluruh wilayah di Kulonprogo. Kata Budi, Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) menyumbang sampah hingga 84 ton per bulan. Padahal kapasitas total TPA Banyuroto mencapai 55.000 meter kubik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat embung di Sleman senilai Rp32 miliar tertunda karena kendala administrasi pertanahan dan masih menunggu izin lahan.
Vertigo mendadak hingga pandangan kabur bisa jadi gejala stroke yang sering tak disadari. Kenali tanda F-A-S-T dan SeGeRa ke RS.
Roy Suryo dan Dokter Tifa dirawat di RS Polri usai pemeriksaan kesehatan. Dokter menemukan penyakit bawaan yang perlu pemantauan.
PLN ungkap penyebab listrik padam di Jogja akibat gangguan pembangkit. Pemadaman bersifat sementara dan pemulihan terus dilakukan.
Relawan DIY dukung program MBG dan ajak masyarakat mengawasi agar transparan, tepat sasaran, dan bebas korupsi.
Harga emas Pegadaian hari ini 20 Juni 2026 bervariasi. Simak rincian Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan buyback terbaru.