1.250 Pendaftar, 500 Mahasiswa Lolos Beasiswa Sleman Pintar, Ini Pesan Danang
Sebanyak 500 mahasiswa lolos Sleman Pintar 2026 dari 1.250 pendaftar. Danang Maharsa meminta penerima kuliah serius dan berprestasi.
Ilustrasi. /Reuters.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pihak Kepolisian memastikan telah melakukan tindaklanjut terkait puluhan calon jemaah umrah yang terkatung-katung di Yogyakarya International Airport (YIA) Kulonprogo.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti mengatakan Polres Kulonprogo telah mengamankan para calon jemaah umrah termasuk pihak Mabari Travel & Tour setelah mendapat laporan kejadian tersebut.
“Awalnya dari pihak Mabari Tour & Travel menyalurkan 38 calon jemaah umrah ke Mekah melalui saudara KW warga Banguntapan, Bantul. Oleh KW ini calon jemaah tersebut disalurkan melalui salah satu PT biro perjalanan umrah yang beralamat di Giwangan, Jogja,” kata Noviartuti dihubungi pada Sabtu (18/3/2023).
BACA JUGA : Jemaah Umrah Terkatung-katung di YIA, Begini Penjelasan Pihak Biro Perjalanan
Noviartuti menambahkan biaya per orang untuk keberangkatan umrah yang harus dibayar ke PT tersebut sejumlah Rp22 juta rupiah. Hanya saja perwakilan PT tersebut menyampaikan biaya awal total yang harus dibayar untuk umrah sebesar Rp836 juta berubah menjadi total Rp912 juta dengan per orangnya membayar sebesar Rp24 juta.
“Berdasarkan invoice uang yang sudah masuk setelah dibayarkan oleh saudara KW sejumlah Rp659 juta, sehingga ada kekurangan Rp253 juta. Dari pihak PT sudah menyampaikan agar segera dilunasi, namun gagal bayar. Hal itu menyebabkan tiket domestik dari Indonesia melalui Kuala Lumpur Malaysia belum dibayarkan dan mengakibatkan calon jamaah umroh gagal berangkat,” katanya.
Ia mengatakan pihak PT tersebut akan melakukan penjadwalan ulang, namun ada biaya penambahan yang harus dibayar dan akan dilakukan mediasi dari berbagai pihak.
Sebelumnya rombongan calon umrah dari Rembang dan Magelang dipingpong dan terkatung-katung di Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo. Mereka gagal berangkat ke Jeddah, Arab Saudi, sesuai jadwal dan telantar berjam-jam di depan Terminal Keberangkatan YIA.
BACA JUGA : Sudah Lunas Bayar Rp30 Juta, Puluhan Jemaah Umrah Malah Telantar di YIA
Airport Operation, Services, and Security Senior Manager YIA, Misranedi, mengakui penelantaran tersebut pada Jumat (17/3/2023). "Iya benar tadi memang ada kejadian itu [rombongan umrah telantar]. Totalnya ada 38 orang. Sebanyak 36 orang dari Rembang dan dua orang dari Magelang," kata Misranedi melalui keterangan tertulis.
Misranedi menambahkan rombongan tersebut awalnya akan berangkat umrah ke Tanah Suci melalui Bandara Juanda, Surabaya. Namun, mereka ditolak oleh maskapai karena biro perjalanan belum membeli tiket pesawat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 500 mahasiswa lolos Sleman Pintar 2026 dari 1.250 pendaftar. Danang Maharsa meminta penerima kuliah serius dan berprestasi.
Pemerintah menyiapkan hunian subsidi di kawasan industri untuk memudahkan buruh memiliki rumah sekaligus menekan biaya transportasi.
Iran menegaskan Selat Hormuz tetap ditutup hingga AS memenuhi komitmen kesepakatan Juni 2026 dan persyaratan Teheran.
Aktivasi IKD Kulonprogo baru 7,98 persen. Blank spot, spesifikasi HP, dan rendahnya kehadiran warga menjadi kendala.
Sebanyak 345 perenang usia 6-11 tahun mengikuti Bapas 69 Cup di Magelang. FAI menilai ajang ini penting untuk pembibitan atlet sejak dini.
Danantara dinilai bisa menjadi alternatif pembiayaan LRT Jakarta sekaligus membantu menjaga ruang fiskal DKI Jakarta.