Penemuan 11 Bayi di Pakem Jadi Alarm Pengawasan
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Ilustrasi. /Reuters.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pihak Kepolisian memastikan telah melakukan tindaklanjut terkait puluhan calon jemaah umrah yang terkatung-katung di Yogyakarya International Airport (YIA) Kulonprogo.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti mengatakan Polres Kulonprogo telah mengamankan para calon jemaah umrah termasuk pihak Mabari Travel & Tour setelah mendapat laporan kejadian tersebut.
“Awalnya dari pihak Mabari Tour & Travel menyalurkan 38 calon jemaah umrah ke Mekah melalui saudara KW warga Banguntapan, Bantul. Oleh KW ini calon jemaah tersebut disalurkan melalui salah satu PT biro perjalanan umrah yang beralamat di Giwangan, Jogja,” kata Noviartuti dihubungi pada Sabtu (18/3/2023).
BACA JUGA : Jemaah Umrah Terkatung-katung di YIA, Begini Penjelasan Pihak Biro Perjalanan
Noviartuti menambahkan biaya per orang untuk keberangkatan umrah yang harus dibayar ke PT tersebut sejumlah Rp22 juta rupiah. Hanya saja perwakilan PT tersebut menyampaikan biaya awal total yang harus dibayar untuk umrah sebesar Rp836 juta berubah menjadi total Rp912 juta dengan per orangnya membayar sebesar Rp24 juta.
“Berdasarkan invoice uang yang sudah masuk setelah dibayarkan oleh saudara KW sejumlah Rp659 juta, sehingga ada kekurangan Rp253 juta. Dari pihak PT sudah menyampaikan agar segera dilunasi, namun gagal bayar. Hal itu menyebabkan tiket domestik dari Indonesia melalui Kuala Lumpur Malaysia belum dibayarkan dan mengakibatkan calon jamaah umroh gagal berangkat,” katanya.
Ia mengatakan pihak PT tersebut akan melakukan penjadwalan ulang, namun ada biaya penambahan yang harus dibayar dan akan dilakukan mediasi dari berbagai pihak.
Sebelumnya rombongan calon umrah dari Rembang dan Magelang dipingpong dan terkatung-katung di Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo. Mereka gagal berangkat ke Jeddah, Arab Saudi, sesuai jadwal dan telantar berjam-jam di depan Terminal Keberangkatan YIA.
BACA JUGA : Sudah Lunas Bayar Rp30 Juta, Puluhan Jemaah Umrah Malah Telantar di YIA
Airport Operation, Services, and Security Senior Manager YIA, Misranedi, mengakui penelantaran tersebut pada Jumat (17/3/2023). "Iya benar tadi memang ada kejadian itu [rombongan umrah telantar]. Totalnya ada 38 orang. Sebanyak 36 orang dari Rembang dan dua orang dari Magelang," kata Misranedi melalui keterangan tertulis.
Misranedi menambahkan rombongan tersebut awalnya akan berangkat umrah ke Tanah Suci melalui Bandara Juanda, Surabaya. Namun, mereka ditolak oleh maskapai karena biro perjalanan belum membeli tiket pesawat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.