Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, SLEMAN—Polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk memutilasi tubuh seorang perempuan di Sleman belum lama ini. Ada gergaji hingga pisau yang ditemukan polisi.
Penyelidikan kasus mutilasi dengan korban perempuan berinisial berinisial A, 34, di sebuah hotel di Pakem, Sleman terus berlanjut. Berdasarkan hasil otopsi sementara, polisi menemukan sebanyak 62 potongan kecil tubuh korban.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra menjelaskan analisis hasil autopsi baru keluar setelah tiga sampai tujuh hari. "Hasil sementara pemeriksaan luar saja, korban dipotong tiga bagian besar," ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/3/2023).
BACA JUGA : Misteri Korban Mutilasi di Sleman: Pagi Kerja, Malam Dicari Ayahnya
Tiga bagian besar potongan tubuh ini meliputi bagian badan dan dua kaki. Selain itu, ada potongan kecil lain sebanyak 62 potongan, termasuk salah satunya di bagian kaki yang terkelupas kulit dan dagingnya sampai memperlihatkan tulangnya.
Adapun luka yang diduga menjadi penyebab kematian korban yakni di bagian leher sepanjang 20 cm, lebar 4 cm dan kedalaman 9 cm. "Yang mengakibatkan pendarahan dan meninggal," ungkapnya.
Meski demikian polisi memastikan seluruh bagian tubuh korban masih lengkap berada di lokasi penemuan. "Tidak ada organ dalam yang hilang. Tubuh secara umum lengkap," kata dia.
Sementara barang bukti yang ditemukan polisi di lokasi kejadian yang diduga menjadi alat untuk memutilasi korban yakni pisau komando, pisau cutter dan gergaji. Untuk pelaku, saat ini masih dalam pengejaran.
BACA JUGA : Warga: Korban Mutilasi di Sleman Masih Hidup Pada Sabtu Pagi
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan ditemukan meninggal dengan kondisi termutilasi di kamar mandi sebuah hotel di Kapanewon Pakem, Minggu (19/3/2023) pukul 23.00 WIB.
Korban yang berinisial A dimetahui datang dan menginap bersama seorang pria pada Sabtu (18/3/2023). Saat ditemukan, tamu pria tersebut sudah tidak ada di lokasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.