Hati-hati! Penipuan Booking Hotel di Jogja Kembali Marak
Penipuan reservasi hotel di Jogja kembali marak lewat nomor palsu di Google Maps. PHRI DIY imbau wisatawan lebih waspada.
Deretan toko di kawasan Malioboro, Jogja, Rabu (9/2/2022)./Harian Jogja-Maya Herawati
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata (Dispar) DIY berharap kejahatan jalanan atau dalam istilah lokal sering disebut klitih tidak terjadi lagi di DIY. Upaya preventif perlu dilakukan seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Raharjo menyampaikan keprihatinannya atas kejahatan jalanan yang terjadi di DIY belakangan.
“Saya sangat prihatin dan menyesalkan kejadian-kejadian yang beruntun terhadap kejahatan jalanan yang ada di Jogja selama ini, tentu ini akan mempengaruhi citra pariwisata DIY yang selalu ngangenin, yang selalu rindu untuk datang ke Jogja, ini terganggu oleh kejadian-kejadian,” katanya, Senin (27/3/2023).
Menurut Singgih upaya preventif harus dilakukan. Pencegahan tidak hanya dilakukan aparat kepolisian, namun juga seluruh lapisan masyarakat.
“Saya tidak menyerahkan sepenuhnya ke aparat keamanan, tetapi semua masyarakat, baik itu pemerintah maupun masyarakat perlu bergotong royong bersama untuk menjadikan kondisi Jogja semakin aman dan nyaman untuk dikunjungi wisatawan,” katanya.
Menurut Singgih, warga dapat melakukan upaya preventif dengan melakukan jaga warga. Selain itu, apabila ada sejumlah orang yang mencurigakan yang mengarah ke pelaku kejahatan jalanan, Singgih pun berharap agar masyarakat dapat menegurnya. “Kalau enggak berani menegur, lapor ke pihak yang berwajib atau berwenang. Sehingga bisa diupayakan upaya preventif, ini yang penting,” imbuhnya.
“Ini yang perlu dibangun, apabila terus menerus, ini akan menggerus juga kepercayaan wisatawan yang datang ke Jogja. Karena rasa aman, nyaman itu sangat penting bagi wisatawan,” ucap Singgih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penipuan reservasi hotel di Jogja kembali marak lewat nomor palsu di Google Maps. PHRI DIY imbau wisatawan lebih waspada.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.