Advertisement

Waspada! Beredar Pesan WA Pakai Nama Wabup Gunungkidul Tawarkan Bantuan

David Kurniawan
Selasa, 04 April 2023 - 15:27 WIB
Arief Junianto
Waspada! Beredar Pesan WA Pakai Nama Wabup Gunungkidul Tawarkan Bantuan Ilustrasi

Advertisement

Harianjogja.com, Gunungkidul – Pemkab meminta masyarakat untuk mewaspadai penipuan mengatasnamakan pejabat di Gunungkidul.

Pasalnya, belum lama ini ada penipuan yang mengatasnamakan Wakil Bupati, Heri Susanto.

Advertisement

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul, Asar Jajang Riyanti mengatakan penipuan mengataskan nama bupati mulai beredar pada Senin (4/4/2023).

Modus penipuan dengan mengirimkan pesan Whatsapp mengatasnamakan Wakil Bupati Heri Susanto lengkap dengan foto profilnya.

Adapun sasarannya adalah kelompok tani di Kabupaten Gunungkidul. Hingga sekarang sudah banyak karena sudah tersebar di 18 kapanewon di Gunungkidul.

“Hingga sekarang belum ada laporan terkait dengan penipuan ini,” katanya kepada wartawan, Selasa (4/4/2023).

Asar menjelaskan, penipuan ini berkedok dengan dalih memberikan bantuan bantuan ke kelompok tani.

Namun demikian, sebelum diserahkan juga ada permintaan kepada calon korban untuk mentransfer sejumlah uang hingga Rp20 juta.

“Tujuannya untuk memperlancar agar bantuan segera cair. Kami terus monitor terkait dengan modus penipuan ini,” katanya.

Dia memastikan wabup tidak pernah menjanjikan bantuan dan meminta uang ke kelompok tani.

Untuk mengantisipasi warga yang menjadi korban sudah membuat pernyataan klarifikasi yang dimuat di media sosial milik pemkab.

“Kalau ada permintaan jangan ditanggapi agar tidak menjadi korban penipuan,” katanya.

Asar menambahkan, modus penipuan dengan mengatasnamakan wabup bukan yang pertama kali. Pasalnya, beberapa waktu lalu juga terjadi hal yang sama.

“Bedanya kalau dulu dengan dalih memberikan bantuan ke masjid. Sedangkan sekarang menyasar ke kelompok tani,” katanya.

Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto belum bisa dikonfirmasi terkait dengan modus penipuan ini. Pada saat dihubungi maupun dikirimi pesan singkat, yang bersangkutan belum memberikan jawaban.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Menteri Keamanan AS Sebut Terorisme Kembali Muncul dan Jadi Ancaman

News
| Minggu, 19 Mei 2024, 01:17 WIB

Advertisement

alt

Hotel Mewah di Istanbul Turki Ternyata Bekas Penjara yang Dibangun Seabad Lalu

Wisata
| Sabtu, 18 Mei 2024, 20:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement