Koperasi Merah Putih Jogja Siap Produksi 65 Ribu Batik Segoro Amarto
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Pembangunan Tol Jogja Solo di Kartasura, Jawa Tengah, Selasa (20/9/2022)./JIBI-Bisnis.com-Himawan L Nugraha
Harianjogja.com, JOGJA—Ruas jalan di wilayah Prambanan, Sleman diperkirakan terjadi kemacetan seiring dibukanya Jalan Tol Jogja Solo untuk ruas menuju wilayah Jogja pada arus mudik Lebaran. Dinas Perhubungan DIY pun melakukan sejumlah antisipasi untuk meminimalisasi kemacetan.
Kepala Dishub DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti menyampaikan dengan dibukanya ruas tol tersebut, diperkirakan arus lalu lintas dari arah Timur akan padat. Untuk itu pihaknya membuka posko statis di Prambanan.
“Posko kami ada di Prambanan. Terus terang dengan adanya tol itu arus yang dari timur sangat banyak,” ucapnya, Selasa (5/4/2023).
BACA JUGA : Ini Jalur Alternatif di Sleman Saat Mudik Lebaran 2023
Menurut Ni Made, dengan posko tersebut diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas di wilayah tersebut. Untuk memecah kepadatan lalu lintas, Dishub DIY juga telah berkoordinasi dengan Dishub kabupaten/kota.
Sejumlah ruas jalan nasional yang minim penerangan pun mendapat perhatian dari Dishub DIY. Untuk ruas jalan ringroad yang berbatasan dengan Kabupaten Sleman, menjelang arus mudik lebaran 2023, Dishub DIY telah berkoordinasi untuk dapat melakukan pinjam pakai penerangan jalan dengan Pemda Sleman.
“Nanti kemudian dilakukan pengadaan lagi oleh Balai Pengelola Transportasi Darat [BPTD], tapi kami tidak menjanjikan ini terang semua, karena keterbatasan support, kami melihat jalan yang sangat rawan dan strategis,” katanya.
Selain itu, untuk mengurai kepadatan lalu lintas, Dishub DIY juga melakukan rekayasa lalu lintas dengan menggunakan Area Traffic Control System [ATCS]. Dishub DIY pun memperkirakan dari 5,8 juta pemudik yang memasuki wilayah DIY, sebagian besar didominasi kendaraan pribadi, dengan perkiraan 1,2 juta orang atau 20,3 persen menggunakan sepeda motor, dan 1,3 juta orang atau 22,07 persen menggunakan mobil.
BACA JUGA : 112 Kilometer JJLS di DIY Siap Dilalui untuk Mudik Lebaran
Diperkirakan dengan adanya kelonggaran PPKM dan menurunya Covid-19, terjadi peningkatan jumlah pemudik. Jumlah pemudik yang memasuki wilayah DIY tahun ini lebih banyak sekitar 1,9 juta orang dari sebelumnya 3,9 juta pemudik tahun 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.