Hujan Mulai Turun di Bantul, Pajangan Masih Hadapi Krisis Air
Hujan tipis mulai turun di Bantul setelah kemarau panjang. Pajangan belum hujan sejak Juni dan warga masih menghadapi persoalan air bersih.
Peluncuran Produk Ceting Besek sekaligus penyaluran penambahan protein pada balita stunting, di Kalurahan Singosaren, Banguntapan, Jumat (14/4/2023)
Harianjogja.com, BANTUL— Untuk mencegah fenomena stunting di wilayahnya, Kapanewon Banguntapan Bantul meluncurkan program dukungan cegah stunting bersama lintas sektor (Produk Ceting Besek), Jumat (14/3/2023).
Panewu Banguntapan I Nyoman Gunarsa menjelaskan, masalah stunting masih menjadi momok di masyarakat dan harus ditanggulangi untuk mendukung program pembangunan pemerintah.
Apalagi, lanjutnya, Pemerintah Pusat mengeluarkan Peraturan Presiden No.72/2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, Presiden sudah menargetkan penurunan angka stunting sebesar 14% pada tahun 2024 mendatang.
Di Kapanewon Banguntapan tercatat dari 6.436 balita sebanyak 230 atau 3,57% mengalami stunting. Meskipun angka ini dibawah angka stunting kabupaten sebesar 6,42%, namun jumlah tersebut tetap menjadi perhatian.
"Perlu penanganan yang serius dalam proses pencegahan serta penanggulangan agar jumlah kasus stunting tidak bertambah," katanya.
Untuk itu, katanya, Kapanewon Banguntapan mencoba mengeluarkan Produk Ceting Besek sebagai upaya menanggulangi stunting. Program ini berupa pengumpulan donasi pribadi di lingkungan kapanewon dan instansi tingkat kapanewon untuk disalurkan menjadi tambahan protein pada balita stunting.
"Untuk pihak perbankan dan lembaga keuangan akan diajukan proposal dengan harapan dapat menyalurkan bantuan dalam bentuk sponsorship atau CSR (Corporate Social Responsibility)," jelasnya.
Pihaknya telah membentuk kepengurusan yang akan menjalankan program tersebut. Pendataan terhadap ibu hamil potensi stunting, balita potensi stunting dan anak stunting pun telah dilakukan agar penyaluran bantuan bisa tepat sasaran.
"Inovasi ini diharapkan bisa menjadi alternatif bagi upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah kami," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan tipis mulai turun di Bantul setelah kemarau panjang. Pajangan belum hujan sejak Juni dan warga masih menghadapi persoalan air bersih.
Kolam koi 1,2 hektare di Banguntapan diprotes warga. Hasil pemeriksaan OPD Bantul merekomendasikan perbaikan, bukan penutupan.
Harga HP Infinix September 2026 tersedia dari Rp1,9 juta hingga Rp11,9 juta, dengan Note 60 Ultra menjadi model termahal.
Prabowo menjanjikan bonus Rp3 miliar bagi atlet Indonesia yang meraih emas Asian Games 2026, lebih besar dari bonus SEA Games Rp1 miliar.
Jogja mendung beberapa hari terakhir bukan tanda kemarau berakhir. BMKG memprediksi hujan masih rendah hingga November 2026.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta resmi meluncurkan Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr), Selasa (1/9/2026), di Ruang Seminar