Usai Lebaran Kondisi Stok Darah PMI Bantul Menipis

Hadid Husaini
Hadid Husaini Kamis, 27 April 2023 09:37 WIB
Usai Lebaran Kondisi Stok Darah PMI Bantul Menipis

Ilustrasi. /Everypixel

Harianjogja.com, BANTUL—Kondisi ketersediaan stok darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bantul disebut kurang aman.

BACA JUGA: PMI DIY: Stok Darah Mencukupi

Hal tersebut dikarenakan jumlah pendonor jumlahnya tidak mencapai target harian yang jumlah minimal 20 kantong setiap golongan darah.

"Kondisi kurang aman, setiap golongan darah minimal 20 kantong per hari, baru bisa disebut aman," ujar Pengurus PMI Bantul, Harris Syarif Usman pada Rabu (26/4/2023).

Per laporan UTD PMI Kab. Bantul pagi hari, tercatat baru untuk darah B yang lebih banyak memiliki stok darah dibanding golongan lain


A = darah utuh (2), sel darah merah (3), Konsentrat Platelet (0)

B = darah utuh (3), sel darah merah (16), konsentrat platelet (0)

O= darah utuh (2), sel darah merah (8), konsentrat platelet (0)

AB = darah utuh (2), sel darah merah (4), konsentrat platelet (0)


Kekurangan yang terjadi di beberapa bulan terakhir terjadi akibat puasa dan Idul Fitri yang lebih banyak dimanfaatkan untuk kegiatan silaturahim. Untuk mengatasi kekurangan pasokan kantong, PMI Bantul berupaya untuk mengajak masyarakat Bantul untuk bersedia mendonorkan darah.

"Hal ini sangat serius karena terkait nyawa manusia," ucap Haris. Dirinya menyampaikan jika ada kekurangan akan meminta kiriman dari UTD daerah lain.

Harris menyebut PMI Kabupaten Bantul juga bertugas membackup ketersedian darah di RS Panembahan Senopati, RS UII, dan RS Elisabeth.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online