61,2 Persen Remaja Sleman Tinggal dengan Perokok, Risiko Makin Tinggi
Sebanyak 61,2% remaja Sleman tinggal bersama anggota keluarga perokok. Dinkes menilai lingkungan keluarga masih menjadi pemicu utama perilaku merokok.
Ilustrasi jembatan. JJLS Bantul dan Kulonprogo akan tersambung tahun depan melalui Jembatan Srandakan III./Pixabay
Harianjogja.com, KULONPROGO—Komisi IV DPRD Kabupaten Kulonprogo yang membidangi kesejahteraan rakyat menegaskan bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) penting untuk ditingkatkan bukan hanya infrastruktur saja.
Ketua Komisi IV DPRD Kulonprogo, Muhtarom Asrori mengatakan bahwa perlu adanya prioritas dalam upaya pembangunan SDM pada tahun 2023. Hal tersebut penting mengingat Bandara Internasional Yogyakarta mulai berkembang, lalu pembangunan jalan tol tidak lama lagi dilaksanakan, dan program Bedah Menoreh jadi program strategis dalam pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Candi Borobudur.
BACA JUGA: Soal Banjir, DPRD Bantul Minta Pemkab Bangun Sistem Penanggulangan Terpadu
“Pembangunan SDM itu masih kalah dengan pembangunan infrastruktur. Karena itu kami mendorong perlu adanya prioritas pembangunan SDM di tahun 2023. Dengan begitu perlu setiap pemangku kebijakan yang berkepentingan serta masyarakat duduk bersama untuk membicarakan hal ini,” kata Muhtarom ditemui di kantornya pada Selasa (27/4/2023).
Muhtarom menambahkan pembangunan SDM mencakup banyak unsur seperti pendidikan, ekonomi, sampai kesehatan. Di bidang pendidikan, Komisi IV telah mendorong Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) untuk mengembangkan kemampuan menulis para guru. Menurutnya, perubahan pola pikir jadi sumber perubahan kebiasaan yang mengarah kepada hal-hal positif dan berkelanjutan.
“Ketika kami ingin mencetak SDM yang unggul dan baik, maka harus dimulai oleh orang yang atas [memiliki wewenang dan kekuatan dulu], baru diteruskan kepada masyarakat. Pokoknya, masyarakat itu jangan diberi pembangunan infrastruktrus melulu, tapi pembangunan SDM juga,” katanya.
Di sisi kesehatan, persoalan stunting yang bukan hanya berkaitan dengan tinggi badan, namun juga kemampuan kognitif, membuat Komisi IV perlu mengetahui persoalan kesehatan di masyarakat secara detail.
“Dinas Kesehatan itu perlu untuk turun ke masyarakat guna menjaring aspirasi atau mengetahui persoalan mendasar terkait kesehatan. Paska pandemi ini belum ada kegiatan turun ke masyarakat oleh Dinas Kesehatan. Itu harus dilakukan bagi saya sendiri,” ucapnya.
Katanya, dengan turun ke masyarakat Kulonprogo, program pembangunan SDM yang akan disusun pun tepat sasaran, karena sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 61,2% remaja Sleman tinggal bersama anggota keluarga perokok. Dinkes menilai lingkungan keluarga masih menjadi pemicu utama perilaku merokok.
Veda Ega Pratama start P20 finis P5 di Moto3 Ceko 2026. Tambah 11 poin, kini koleksi 82. Persaingan Rookie of the Year makin sengit!
Belgia menghadapi Iran dalam laga krusial Grup G Piala Dunia 2026. Kemenangan bisa membuka jalan menuju fase gugur bagi salah satu tim.
Mengisi baterai HP hingga 100 persen bisa mempercepat kerusakan. Ini cara menjaga baterai tetap awet.
Masa depan Max Verstappen di Red Bull memasuki fase krusial. Keputusan terkait kontraknya disebut akan diambil sebelum jeda musim panas F1 2026.
Achraf Hakimi akan menghadapi persidangan di Prancis usai banding ditolak dalam kasus dugaan pemerkosaan 2023.