Kelok 23 Gunungkidul Dilengkapi Rest Area dan 3 Gardu Pandang
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.
Ilustrasi pengangguran/Pixabay
Hariangjogja.com, GUNUNGKIDUL—Angka pengangguran Gunungkidul diklaim terendah di DIY. Anggota DPRD meminta agar angka tersebut bisa ditekan hingga mencapai 1,5%.
Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengparesiasi laju pertumbuhan ekonomi yang terus mengalami peningkatan. Di 2021 lalu, pertumbuhan mencapai 5,22%, tetapi setahun berikutnya tumbuh lebih baik di angka 5,37%.
Laju ekonomi yang semakin membaik berdampak ke semua sektor. Salah satunya terhadap masalah penggangguran. Endah mencatat di 2022, jumlah pengangguran di Gunungkidul mencapai 2,08%.
“Jauh di bawah rata-rata DIY yang angka penganggurannya sebesar 4,06%,” kata Endah, Rabu (3/5/2023).
BACA JUGA: Pengangguran di Gunungkidul Diklaim Paling Rendah di DIY
Meski termasuk yang paling rendah di DIY, namun ia berharap angka penganggurang terbuka ini bisa terus ditekan. Menurut Endah, angkanya masih bisa terus turun hingga mencapai 1,5%. “Harus bisa ditekan lagi dan setidaknya turun menjadi 1,5%,” katanya.
Endah mengakui target tersebut bukan hal yang mustahil dan diyakini bisa dicapai. Kunci didalam menekan angka pengangguran dengan melibatkan program lintas sektor antar Organisasi Perangkat Daerah di lingkup Pemkab Gunungkidul.
Selain itu, juga ada sejumlah program unggulan yang bisa dimanfaatkan seperti peningkatan wirausaha, khususnya bagi generasi muda. “Bisa juga dilakukan dengan penguatan industri pariwisata dan UMKM. Potensinya sudah ada dan tinggal dimaksimalkan sehingga hasilnya lebih optimal,” katanya.
Kepala Bidang Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Gunungkidul, Tauviq Nur Hidayat mengatakan, penanganan masalah pengangguran juga melibatkan balai latihan kerja. Keberadaan BLK dimanfaatkan untuk meningkatkan keahlian warga Gunungkidul untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang layak.
“Jadi ada kolaborasi agar pencari kerja asal Gunungkidul memiliki kompetensi yang baik,” katanya.
Untuk mengurangi pengangguran, Tauviq mengakui juga sering memberikan informasi tentang lowongan pekerja melalui laman resmi yang dimiliki. Selain itu, juga ada kerja sama dengan SMK dalam bursa kerja agar para lulusan bisa terserap sesuai dengan keahlian yang dimiliki. “Setiap ada lowongan pasti kami umumkan melalui laman resmi yang kami miliki,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.
Pasutri Suyanto dan Dwi Astutiningsih kembali bertarung menjadi Lurah Dengok, Playen, setelah duel serupa terjadi pada pemilihan 2018.
Apple Event 9 September digelar pukul 00.00 WIB. iPhone lipat dan iPhone 18 Pro menjadi produk yang paling dinanti.
FIFA ASEAN Cup 2026 masuk kalender FIFA Matchday sehingga Timnas Indonesia berpeluang diperkuat pemain abroad.
Tol Jogja-Bawen Seksi 6 Ambarawa-Bawen ditargetkan beroperasi November 2026 setelah memasuki tahap Uji Laik Fungsi Operasi.
Cara edit foto 80-an di ChatGPT dengan fitur 80s Flashback. Simak langkah, prompt kustom, dan tips agar hasil foto retro lebih menarik.