Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Pengerjaan konstruksi tol Jogja-Bawen, Selasa (9/5/2023)/Istimewa-Humas JJB
Harianjogja.com, SLEMAN—Progres Jalan Tol Jogja Bawen Seksi 1 Ruas Jogja-SS Banyurejo sepanjang 8,8 km mencapai 36,14% untuk pengerjaan konstruksi dan 64,65% untuk pembebasan lahan. Ditargetkan untuk Seksi 1 di Wilayah DIY keseluruhannya selesai pada 2024.
Salah satu pekerjaan yang sedang dilakukan adalah pekerjaan Jembatan Elevated pada Saluran Mataram, adanya Jembatan Elevated ini di buat agar tidak menggangu aliran sungai sehingga aliran tersebut masih bisa di manfaatkan oleh masyarakat.
Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), A.J. Dwi Winarsa menjelaskan rencana pemasangan Erection Girder (Instalasi Jembatan) Perdana di lokasi Selokan Mataram pada Bulan Mei 2023.
“Pekerjaan ini merupakan proses pengangkatan gelagar beton yang sudah di produksi sehingga jembatan terpasang di atas sungai mataram,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (9/5/2023).
BACA JUGA: Update Pembangunan Tol Jogja Bawen, Bakal Dibangun Jembatan Elevated di Atas Selokan Mataram
Untuk kegiatan penambahan lahan di DIY sampai dengan saat ini di tahap pengumuman daftar nominatif dan akan segera dilaksanakan kegiatan penilaian apraisal. Adapun realisasi pembayaran uang ganti kerugian (UGK) ditargetkan bisa selesai pada tahun ini.
Sementara untuk tanah karakteristik khusus di DIY, sampai dengan saat ini sedang berproses dan menunggu diterbitkannya Serat Palilah dan Serat Kekancingan dari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. “Sambil menunggu terbitnya Serat Palilah, koordinasi dengan pihak-pihak terkait, pelaksanaan konstruksi Jalan Tol Jogja Bawen tetap diusahakan berjalan sesuai rencana,” ungkapnya.
Dalam hal kegiatan pengadaan lahan untuk keperluan proyek pembangunan Jalan Tol Jogja Bawen, PT JJB terus berkoordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Jogja Bawen Direktorat Jenderal Bina Marga-Kementerian PUPR, Badan Pertahanan Nasional Kantor Wilayah DIY, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan Lembaga Managemen Aset Negara (LMAN).
“Pembangunan jalan tol akan tetap memperhatikan aspek historis dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan situs-situs cagar budaya serta purbakala yang berada di wilayah Yogyakarta, dari sisi penghijauan diharapkan Jalan Tol Jogja-Bawen ini bisa mempunyai beautifikasi jalan Tol yang indah sehingga nyaman di lewati oleh pengguna jalan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Kosti memperluas komunitas sepeda ontel hingga Papua Tengah dan menargetkan generasi muda melalui program kampus dan sekolah.
Perguruan tinggi didorong mencetak lulusan adaptif, inovatif, dan berjiwa wirausaha untuk menghadapi era Society 5.0.
Prabowo meresmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di desa dan menargetkan 30.000 koperasi beroperasi pada Agustus 2026.
Kabupaten Klaten bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berskala internasional bernama Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026.
Kapal induk Prancis Charles de Gaulle bergerak menuju Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan Iran, AS, dan Israel.