Mahasiswa Magelang Jadi Garda Depan Gempur Rokok Ilegal
Persoalan peredaran rokok ilegal menarik perhatian kalangan mahasiswa di Kota Magelang. Hal itu terlihat dalam Sosialisasi di Bidang Cukai Dana Bagi Hasil Cukai
Wakil Bupati Bantul, Joko B Purnomo saat memakaikan rompi kepada perwakilan kelompok Jaga Warga di Aula Kaluraan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, Jumat (19/5/2023)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
BANTUL—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY meminta semua kelompok Jaga warga di DIY untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dan berbagai potensi gejolak di masyarakat menjelang dan saat Pemilu 2024 mendatang.
Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Satpol PP, Joko Nuryanto mengatakan peran Jaga Warga sangat penting di masyarakat karena berada di masing-masing perdukuhan sehingga harapannya kelompok Jaga Warga bisa mendeteksi terjadinya gejolak atau gesekan akibat perbedaan pandangan dalam pemilu.
“Adanya Jaga Wwarga kami ingin mengoptimalkan peran fungsi Jaga Warga untuk sedini mungkin mencegah dan mendeteksi hal teradinya potensi konflik dan gesekan terkait persiapan pemilu khususnya dan semua hal mengenai kondisi di wilayanya masing-masing,” katanya dalam acara Sosialisasi Kepemiluan dan Penyeraan Rompi Kepada Jaga Warga di Aula Balai Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Bantul, Jumat (19/5/2023).
Acara tersebut diikuti sebanyak 100 orang Jaga Warga yang merupakan perwakilan dari kaluraan Sumberagung dan Canden. Selain Joko Nuryanto, narasumber dalam kegiatan tersebut adala Anggota DPRD DIY, Tustiyani; Wakil Bupati Bantul, Joko B. Purnomo; dan Komandan Koramil Jetis, Kapten CBH Sarmin. Hadir pula Panewu Jetis, Anwar Nur Fahruddin dan Lurah Sumberagung, Yudi Fahrudin.
Joko Nuryanto berharap dengan adanya kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi kelompok Jaga Warga untuk mendeteksi sedini mungkin kemungkinan potensi gesekan antarwarga kemudian dapat berkoordinasi dengan pihak terkait dalam mencega teradinya konlik sosial yang bisa mengara ke pembesaran eskalasi konflik sosial.
“Jaga warga harus siap siaga mendeteksi kemungkinan teradinya potensi gesekan dan konlik sosial sedini mungkin baik dalam mengahdapi pemilu 2024 maupun maupun keidupan sosial secara umum di masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu Wakil Bupati Bantul, Joko B. Purnomo mewakili Pemkab Bantul mengapresiasi peran Jaga Warga. Menurutnya peran Jaga Warga tidak bisa disepelekan karena memiliki peran untuk menjaga kedamaian dan kearmonisan dalam keidupan sosial di masing-masing kalurahan sampai perdukuhan.
Joko berujar peran Jaga Warga tidak hanya menaga stabilitas jelang pemilu namun uga stabilitas dalam keidupan seari-hari ada dan tidaknya pemilu.
Selain itu tugas pokok dan fungsi Jaga Warga juga menjaga dan mendukung keistimewaan DIY. Ada lima kewenangan kesitimewaan yang harus dikawal, yakni penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY, kewenangan bidang penataan tata ruang DIY, kewenangan dalam mengatur kelembagaan, kewenangan bidang pertanahan, dan kewenangan tentang kebudayaan. “Kami dari kabupaten juga harus menjaga dan mengawal lima kewenangan keitimewaan DIY karena sifatnya itu mandatori."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persoalan peredaran rokok ilegal menarik perhatian kalangan mahasiswa di Kota Magelang. Hal itu terlihat dalam Sosialisasi di Bidang Cukai Dana Bagi Hasil Cukai
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi Sabtu siang. Kolom abu mencapai 400 meter dan nelayan serta wisatawan diminta menjauh 2 kilometer.
Video mahasiswa baru ISI Solo berjoget di Pendopo Ageng viral. Kampus meminta maaf dan menyiapkan edukasi etika serta wawasan budaya.
PSS Sleman masih membuka peluang meminjamkan pemain ke Liga 2 dan merekrut pemain muda baru sesuai gaya permainan tim.
PLTS 30 GW segera dilelang pada 2026 sebagai tahap awal target 100 GW. Investor masih menghadapi tantangan jaringan, regulasi, dan pembiayaan.
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.