Babad Siti Kemantren #4, Sejarah Lokal Jadi Penggerak Potensi Jogja
Babad Siti Kemantren #4 digelar di 14 kemantren Kota Jogja untuk menggali potensi budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, dan produk lokal.
Pembangunan jembatan elevated Tol Jogja Bawen di Selokan Mataram di sekitar Desa Margokaton, Seyegan, Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Tanah kas desa (TKD) yang masuk dalam trase atau jalur tol Jogja-Bawen di tiga kalurahan di Kabupaten Sleman masih dalam proses pengembalian hak anggaduh dari kalurahan ke Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Proses tersebut harus dilalui sebelum tanah kas desa digunakan untuk tol.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY, Krido Suprayitno, menyampaikan proses pengembalian hak anggaduh yang melekat pada pada tanah kas desa dari kalurahan kepada Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat perlu dilalui.
Saat ini Kalurahan Tambakrejo, Banyurejo, dan Seyegan telah melakukan pengembalian hak anggaduh di tanah kas desa kepada Kasultanan (Kraton Jogja).
BACA JUGA: Bupati Klaten Gembira Ada 4 Exit Tol Jogja-Solo, Cek Mana Saja
Setelah itu, hak pemanfaatan tanah tersebut akan berada pada Kasultanan. “Tetapi nilai manfaatnya tetap kepada kalurahan. Sekarang berproses untuk pengembalian hak anggaduh kepada kasultanan,” katanya.
Nilai manfaat yang akan diberikan untuk setiap lahan (tanah kas desa) yang digunakan untuk tol Jogja-Bawen, menurut Krido akan ditentukan oleh tim penaksir atau appraisal. “Appraisal-nya bukan appraisal tukar menukar, bukan appraisal pembebasan. Tapi appraisal nilai manfaat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Babad Siti Kemantren #4 digelar di 14 kemantren Kota Jogja untuk menggali potensi budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, dan produk lokal.
Komisi X DPR RI meminta BPS memperbarui data desil maksimal dua minggu karena ketidaksesuaian data menghambat penyaluran bantuan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan kawasan timur dan selatan untuk memperkuat investasi dan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
KPK mengawal perbaikan tata kelola ASDP setelah penanganan perkara dugaan korupsi, termasuk tiga area yang dinilai berisiko.
Inflasi Kota Jogja Agustus 2026 mencapai 0,24% secara mtm. Kenaikan harga daging ayam ras menjadi salah satu pemicu utama.
Kebakaran TPA Putri Cempo Solo masih dalam pendinginan. Api kembali muncul di Blok D, sementara warga berdatangan menonton.