Koperasi Merah Putih Jogja Siap Produksi 65 Ribu Batik Segoro Amarto
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Sekolah, PPDB - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Tak cuma SMA, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY juga bakal mengevaluasi SMK di DIY yang kekurangan siswa saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023.
Menurut Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya, daya tampung sejumlah jurusan SMKN di DIY juga belum terpenuhi. “Kalau yang SMK ada beberapa untuk masing-masing jurusan ada yang kurang satu kurang dua, itu karena peminatnya sedikit, terutama SMKN 1 Tanjungsari cukup banyak [kekurangan siswa],” katanya.
Menurutnya sejumlah jurusan yang sepi peminat seperti SMKN 1 Tanjungsari, Gunungkidul dengan jurusannya yang berbasis kelautan masih belum banyak peminat. “Kami yang kekurangan di SMK Tanjungsari jurusan kelautan. Sama seperti tahun kemarin kurang peminat,” ujar dia.
BACA JUGA: Animo Pendaftar PPDB SMA/SMK Jogja Tinggi, Kurang dari 24 Jam Kuota Dua Sekolah Ini Full
Menurut Didik, meskipun daya tampung sekolah belum terpenuhi, asalkan ada siswa yang masih terdaftar sebagai siswa sekolah tersebut, maka proses belajar mengajar akan tetap diselenggarakan seperti biasa.
“Selama proses pembelajaran masih bisa enggak, kan enggak terus enggak punya murid sama sekali. Kita harus evaluasi bagaimana supaya sekolah tersebut bisa mempunyai daya tarik supaya calon siswa berminat sekolah ke situ,” katanya.
Dengan belum terpenuhinya daya tampung tersebut, menurut Didik pihaknya dalam waktu dekat akan segera melakukan evaluasi terhadap sekolah-sekolah tersebut. “Nanti kami evaluasi apa yang bisa kita lakukan ke depan supaya peminat di sekolah tersebut tinggi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.