SDN Pingit Sebut MBG Bantu Siswa yang Berangkat Tanpa Sarapan
SDN Pingit menilai Program Makan Bergizi Gratis membantu siswa dari keluarga prasejahtera. Selama hampir setahun berjalan, belum ada kasus keracunan makanan.
Sekolah, PPDB - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Tak cuma SMA, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY juga bakal mengevaluasi SMK di DIY yang kekurangan siswa saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023.
Menurut Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya, daya tampung sejumlah jurusan SMKN di DIY juga belum terpenuhi. “Kalau yang SMK ada beberapa untuk masing-masing jurusan ada yang kurang satu kurang dua, itu karena peminatnya sedikit, terutama SMKN 1 Tanjungsari cukup banyak [kekurangan siswa],” katanya.
Menurutnya sejumlah jurusan yang sepi peminat seperti SMKN 1 Tanjungsari, Gunungkidul dengan jurusannya yang berbasis kelautan masih belum banyak peminat. “Kami yang kekurangan di SMK Tanjungsari jurusan kelautan. Sama seperti tahun kemarin kurang peminat,” ujar dia.
BACA JUGA: Animo Pendaftar PPDB SMA/SMK Jogja Tinggi, Kurang dari 24 Jam Kuota Dua Sekolah Ini Full
Menurut Didik, meskipun daya tampung sekolah belum terpenuhi, asalkan ada siswa yang masih terdaftar sebagai siswa sekolah tersebut, maka proses belajar mengajar akan tetap diselenggarakan seperti biasa.
“Selama proses pembelajaran masih bisa enggak, kan enggak terus enggak punya murid sama sekali. Kita harus evaluasi bagaimana supaya sekolah tersebut bisa mempunyai daya tarik supaya calon siswa berminat sekolah ke situ,” katanya.
Dengan belum terpenuhinya daya tampung tersebut, menurut Didik pihaknya dalam waktu dekat akan segera melakukan evaluasi terhadap sekolah-sekolah tersebut. “Nanti kami evaluasi apa yang bisa kita lakukan ke depan supaya peminat di sekolah tersebut tinggi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SDN Pingit menilai Program Makan Bergizi Gratis membantu siswa dari keluarga prasejahtera. Selama hampir setahun berjalan, belum ada kasus keracunan makanan.
Pemkab Bantul masih mematangkan persiapan pembangunan PSEL, mulai dari penyiapan lahan hingga penyusunan MoU dan PKS bersama Danantara.
KPK mengusulkan kampanye akbar ditinjau ulang dan mendorong kampanye digital untuk menekan biaya politik serta mencegah korupsi.
Dispetaru Bantul menyusun SPPR 2026-2030 untuk menyelaraskan program pembangunan lintas OPD dengan RTRW agar pembangunan lebih terarah.
Polisi memeriksa nakhoda dan sembilan ABK KM Nurul Salsa untuk mengungkap penyebab kapal tenggelam. Sebanyak 20 penumpang masih dicari.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 19 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.