Advertisement
Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023: Pemkot Jogja Andalkan Aplikasi JSS

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja akan mengandalkan aplikasi Jogja Smart Service (JSS) sebagai inovasi pelayanan publik yang diikutkan dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang digelar oleh Kementerian PANRB.
BACA JUGA: Ingin Tahu Jumlah Tagihan Pajak? Lewat Aplikasi JSS Saja
Advertisement
Penjabat (Pj) Wali Kota Jogja Singgih Raharjo mengatakan JSS sebagai aplikasi pelayanan publik terintegrasi terus bertransformasi sejak tahun 2018 hingga sekarang, yang telah menyediakan lebih dari 200 layanan. Saat ini, aplikasi ini terus mengalami transformasi.
"Hingga sampai saat ini dalam bentuk aplikasi versi 5, telah menyediakan 299 layanan publik terintegrasi, yang dapat diakses masyarakat luas,” katanya saat memaparkan aplikasi JSS pada Tim Penilai KIPP 2023 Kementerian PANRB, secara daring, Kamis (6/7/2023) di Ruang Yudistira Balaikota.
Signifikansi kehadiran aplikasi JSS dapat mendorong partisipasi masyarakat untuk menggunakan layanan berbasis elektronik, sehingga terwujud budaya kerja berbasis elektronik antara yang melayani dan dilayani, dengan lebih efektif dan efisien.
“Hal signifikan dengan kehadiran aplikasi JSS, juga terkait partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aduan, masukan atau saran yang menjadi kumpulan data bagi Pemkot melalui tiap Perangkat Daerah, untuk tindaklanjuti baik itu yang harus segera dilakukan, maupun akan menjadi dasar dalam pembuatan rencana pembangunan daerah,” lanjutnya.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Jogja, Ignatius Trihastono menambahkan, inovasi Pemkot melalui aplikasi JSS adalah bagaimana bisa memberikan kebermanfaatan secara langsung kepada masyarakat.
“Selain layanan publik yang bersifat administratif, dalam aplikasi JSS juga tersedia layanan kegawatdaruratan seperti kebutuhan ambulans dan lainnya, juga fasilitas pulik lain seperti free hotspot dan pantauan CCTV berbasis wilayah," katanya.
"Aplikasi JSS akan terus dikembangkan hingga menjadi super aps untuk mengintegrasikan layanan yang semakin efektif dan efisien,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Indonesia Terkena Tarif 32 Persen Donald Trump, Bapans Dorong Peningkatan Produksi Pangan Dalam Negeri
Advertisement

Bosan Saat Berada di Area Jalur Tol Trans Jawa? Coba Jajal Lokasi Wisata Ini
Advertisement
Berita Populer
- Jumlah Kendaraan Keluar Jogja Meningkat di H+2 Lebaran, Tempel Jadi Perbatasan Paling Sibuk
- Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi Hari Ini
- Lebaran, PMI DIY Imbau Warga Jangan Lupa Tetap Donor Darah Agar Stok Terjaga
- Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Mengintensifkan Patroli Wisata di Bantul
- BPBD Bantul Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem hingga 4 April 2025
Advertisement
Advertisement