PSS Sleman Kalah dari Borneo FC, Huistra Soroti Dampak Kartu Merah
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Maguwoharjo. Pieter Huistra memahami kekecewaan suporter dan menilai kartu merah mengubah jalannya laga.
Pengemis - Ilustrasi/Bisnis
Harianjogja.com, SLEMAN—Para gelandangan pengemis (Gepeng) dan anak jalanan yang beroperasi di area Sleman diduga handal menghindari penertiban dari petugas. Mereka kadang bergeser ke daerah lain ketika tahu sedang dilakukan operasi di suatu wilayah, hingga hafal jam kerja petugas.
Kepala Satpol PP Sleman, Shavitri Nurmala Dewi menerangkan dalam sebulan Satpol PP Sleman sebenarnya telah melakukan 2-3 kali penertiban gepeng anjal. Satpol PP telah memetakan sejumlah titik yang kerap digunakan mangkal ataupun kedatangan gepeng.
Sayangnya, para gepeng kini lihai menghindari dari razia petugas. Jika ada razia di suatu daerah, mereka akan bergeser ke daerah lain yang sedang tidak menggelar razia.
BACA JUGA : Pengemis di Sleman Diduga Terorganisasi
"Kesulitannya itu adalah mereka itu sekarang sudah jago kucing-kucingan. Tahu mereka, kalau di Kota itu ditertibkan kapan, jadi mereka menggeser kemana, nanti geser Sleman. Mereka tahu itu," terang perempuan yang akrab disapa Evie tersebut pada Selasa (11/7/2023).
Evie meyakini para gepeng tidak mengetahui jadwal penertiban lantaran dilakukan acak oleh Satpol PP Sleman. Kemungkinannya mereka memiliki orang untuk mengamati pergerakan Satpol PP di jalan atau tim yang memberikan informasi. "Jadi kalau mobil Satpol PP sudah tahu kelihatan dari jauh, mereka sudah bubar," ujarnya
Tak hanya memantau lokasi penertiban, para gepeng dan anjal disebutkan Evie juga menghafalkan jam operasi petugas. Menghindari penertiban para gepeng akan beroperasi ketika jam kerja petugas telah usai.
"Kami pas keluar mereka enggak ada. Nanti sore-sore mungkin teman-teman selesai tugas barulah mereka muncul," ucapnya.
Satpol PP Sleman pernah melakukan penangkapan terhadap pengemis yang sudah ke sekian kalinya. Namun saat di persidangan justru sembunyi dan melarikan diri.
BACA JUGA : Gelandangan dan Pengemis di Sleman Lihai Menghindari
“ Karena tidak ada sanksi yang cukup memberatkan, kecuali dia melakukan pelanggaran yang tipis-tipis menyerempet ke pidana bisa pelanggaran trantib. Tapi selama ini, dia kucing-kucingan saja dengan Satpol PP," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Maguwoharjo. Pieter Huistra memahami kekecewaan suporter dan menilai kartu merah mengubah jalannya laga.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
Borneo FC bermodal kemenangan 2-1 atas PSS Sleman jelang menghadapi PSIM Jogja pada pekan kedelapan Super League di Bantul.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Kemenhut menetapkan PT MAP dan PT GAP sebagai tersangka karhutla. Salah satunya merupakan perusahaan PMA asal Singapura.
KPK merespons kode RAMA dalam kasus Silmy Karim. Dalam dakwaan, disebut ada dugaan setoran Rp40 juta setiap pekan untuk seorang menteri.