Pendidikan Karakter Tak Cukup Jadi Pelajaran
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
Keroncong Plesiran yang digelar di sejumlah destinasi wisata di DIY, beberapa waktu lalu. - Dok Harian Jogja
JOGJA—Agenda keroncong plesiran oleh Dinas Pariwisata DIY akan kembali dihadirkan pada 5 Agustus mendatang di Asram Edupark, Sendangadi, Mlati, Sleman. Kegiatan itu digelar sebagai upaya untuk menghidupkan kembali minat masyarakat terhadap musik keroncong. Event ini juga sekaligus untuk memberdayakan masyarakat di sekitar destinasi wisata.
Plh Kepala Dinas Pariwisata DIY, Kurniawan, menjelaskan keroncong plesiran tahun ini memasuki agenda yang ketujuh sejak diselenggarakan pada 2018 silam. Lewat acara ini pihaknya ingin mengembangkan sektor ekonomi kreatif di kawasan destinasi wisata yang ada di Jogja sekaligus bentuk pemberdayaan.
"Kami tidak hanya menampilkan musik, tapi juga ada semacam area untuk pameran UMKM, food court untuk memberdayakan masyarakat sekitar. Juga menampilkan beragam kuliner dari masyarakat," katanya, Senin (24/7/2023).
Agenda itu nantinya menampilkan banyak musisi dari Jogja maupun nasional. Sebut saja di antaranya Boris Sirait, Damai Nababan, Paksi Band, Sri Redjeki, Kosatos feat Iksan Skuter, Okky Kumala, Tami Aulia, Nabila Maharani, Andika Mahesa, dan Nyoman Paul. Jenis musik yang ditampilkan juga lebih variatif agar disukai para generasi muda.
"Kami menawarkan keroncong progresif seperti keroncong muda dari grup musik orkestra, modern dan juga tradisional, cukup variatif. Yang menarik adalah keroncong orkestra agar lebih mampu menjangkau generasi muda," ucapnya.
Menurut Wawan, musik keroncong di masa sekarang lebih identik dengan musik yang disukai oleh generasi tua. Pihaknya ingin agar jenis musik ini tetap lestari dan diminati oleh lintas generasi termasuk para anak-anak muda, sehingga agenda keroncong plesiran dihadirkan sebagai acara tahunan.
"Selain misi pemberdayaan masyarakat di destinasi wisata, juga agar anak muda cinta dengan musik keroncong. Kan sekarang penggemarnya itu banyak dari orang tua ya, jadi coba kita masyarakatkan. Kalau musik keroncong biasa saja kan mungkin kurang menarik makanya kita kolaborasikan," ujarnya.
Apalagi Dinas Pariwisata sekarang tidak hanya bertugas untuk mengembangkan destinasi pariwisata saja, melainkan juga pada sektor ekonomi kreatif berikut turunannya. Oleh karena itu UMKM dari berbagai jenis yang punya potensi di masyarakat ikut ditampilkan dalam acara keroncong plesiran.
"Kebetulan banyak penggemar sebagian besar dari luar Jogja misalnya Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Mereka juga menginap di Jogja, hotel laku dan juga homestay. Jadi memang mendatangkan banyak keuntungan ya bagi pariwisata Jogja," jelasnya.
Sementara untuk penonton keroncong plesiran yang hadir pihaknya sengaja memberlakukan pembatasan agar kualitas acara dan target bagi pengembangan UMKM tercapai. Ditargetkan sebanyak 2.000 pengunjung hadir dalam acara yang akan digelar pada dua sesi itu yakni sore pada pukul 15.00 WIB dan malam pukul 20.00 WIB. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026