Penemuan 11 Bayi di Pakem Jadi Alarm Pengawasan
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Foto ilustrasi pemeriksaan hepatitis /Ist-Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO--Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo lakukan skrining pada ibu hamil (bumil). Hasilnya adalah terdapat sebelas bumil yang reaktif hepatitis B.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kulonprogo, Rina Nuryati, mengatakan terdapat 0,56% dari total sasaran skrining 1.979 bumil. Apabila dikonversi maka setidaknya ada sebelas bumil yang reaktif hepatitis B.
“Hepatitis dapat disebabkan oleh virus, bakteri, dan faktor lainnya. Skrining yang Dinkes lakukan tahun ini mendapatkan hasil 0,56 persen ibu hamil reaktif hepatitis B,” kata Rina dihubungi, Sabtu (29/7/2023).
BACA JUGA: 5 Gejala Hepatitis Akut pada Anak yang Tidak Boleh Diabaikan
Selama ini, Rina mengatakan pemeriksaan skrining hepatitis B secara rutin baru menyasar ibu hamil. Dia menegaskan bahwa ibu hamil yang reaktif hepatitis B akan menularkan ke bayinya. Hepatitis yang menjangkiti bayi berisiko berubah menjadi hepatitis kronis. Apabila sudah kronis maka bayi tersebut akan terus menularkan hepatisi sepanjang hidupnya.
Jelas dia, bumil yang reaktif haptitis B tersebut akan dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan tersebut berkaitan denagn hasil antigen apakah positif atau negatif. Pengobatan yang akan diberikan mengacu pada kadar antigen tersebut.
“Jadi yang diperiksa di Puskesmas kan baru kuantitatif, negatif atau positif saja. Nanti harus dicek lebih lanjut kadarnya, kalau positif itu [kadarnya] berapa. Nah, cek dilakukan di rumah sakit,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.