Harga Cabai Rawit di Gunungkidul Naik Lagi, Tembus Rp80.000
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Pengendara motor sedang melintas di dekat banner tentang imbauan tidak melintaas di jalur Jogja-Wonosari selama perbaikan yang terpasang di kawasanTugu Tobong di Kalurahan Logandeng, Playen. Jumat (4/8/2023)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perbaikan jalan Jogja-Wonosari dimulai bulan ini. Untuk mengurangi risiko kemacetan karena sistem buka tutup, Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul mengimbau agar kendaraan pribadi melintas di jalur alternatif.
Kepala Bidang Lalu Lintas, Dishub Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan, sudah mengetahui rencana perbaikan di jalur utama Jogja-Wonosari. Upaya koordinasi terkait dengan dampak perbaikan juga sudah dilakukan karena proses tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan.
“Jalan masih bisa dilalui, tapi dengan sistem buka tutup,” kata Bayu kepada wartawan, Jumat (4/8/2023).
Berdasarkan hasil koordinasi yang telah dilakukan, sudah ada upaya mengantisipasi kemacetan selama perbaikan berlangsung. Salah satunya dengan menyiapkan jalur alternatif sebagai pengurangi.
“Ini bukan melarang melintas di Jalan Jogja-Wonosari, tapi mengimbau untuk melintas melalui jalur lain yang lebih lancar,” katanya.
Bayu menjelaskan, imbauan dikhususkan bagi pengendara kendaraan pribadi. Diharapkan menghindari jalan Jogja-Wonosari dengan memilih jalur alternative di sisi selatan melalui jalur Playen-Dlingo atau Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
“Untuk alternative di sisi utara masih akan dirapatkan karena jalur utara yang jadi alternatif di Nglanggeran-Sorogedug, Prambanan juga ada perbaikan. Guna kepastian jalur masih akan dirapatkan lagi,” katanya.
Menurut dia, untuk bus pariwisata masih bisa lewat di jalur Jogja-Wonosari. Sedangkan bagi kendaraan bermuatan berat diminta mencari jalur lain saat menuju Gunungkidul.
“Jalu alternatif Playen-Dlingo tidak disarkan karena terlalu ekstrem jalannya. Rute terbaik bisa lewat jalur Sambeng di Kapanewon Ngawen atau Semin. Untuk imbauan juga sudah dipasang spanduk di beberapa titik,” katanya.
Salah seorang pelaju asal Playen, Yuwono sudah mendapatkan informasi berkaitan dengan rencana perbaikan di Jalan Jogja-Wonosari. Hal ini terlihat dari berapa spanduk yang dipasang untuk pemberitahuan agar mencari rute alternative selama perbaikan berlangsung.
Hanya saja, ia mengakui hingga sekarang proses perbaikan belum dijalankan. “Infonya mulai Agustus, tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan dilakukan. Kondisi jalan sekarang masih lancar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman terus dikebut. Pemasangan girder di Ring Road Utara ditarget selesai Juni 2026, termasuk pembangunan ramp off.
OpenAI meluncurkan ChatGPT Finance yang bisa terhubung ke rekening bank dan investasi untuk analisis keuangan personal pengguna.
Ekonom UAJY menilai pelemahan rupiah tetap berdampak ke warga desa dan kritik pernyataan Prabowo soal dolar AS.
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.
Apple mulai uji produksi chip iPhone dan Mac di Intel untuk kurangi ketergantungan pada TSMC di tengah tekanan AI dan geopolitik