Rencana Induk Kepariwisataan Jogja 20262045 Jangan Hanya Fokus Jumlah Wisatawan
DPRD Jogja meminta Rippar 2026–2045 tak hanya mengejar jumlah wisatawan, tetapi juga lama tinggal, belanja, tenaga kerja, dan lingkungan.
Sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPA Piyungan, beberapa waktu lalu. - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Sesuai kontrak, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP ESDM) DIY menyampaikan pekerjaan konstruksi TPA Piyungan Transisi Tahap II akan rampung pada Oktober 2023. Selama proyek tersebut dikerjakan, Pemda DIY meminta agar Pemkab Gunungkidul bersedia menampung sampah Kota Jogja.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Beny Suharsono menyampaikan keterbatasan lahan menjadi kendala Kota Jogja untuk mengolah sampahnya secara mandiri. Sementara pembangunan TPA Piyungan Transisi Tahap II baru rampung Oktober 2023.
Karena itulah, Beny mendorong kerja sama antardaerah dalam mengelola sampah, terutama kerja sama antara Pemkot Jogja dengan daerah lain yang memiliki lahan untuk mengelola sampah. “Langkah pendeknya [pengelolaan sampah Kota Jogja] Pemkot sesegera mungkin melakukan kerjasama antar daerah, langkahnya harus konkret,” katanya, Selasa (8/8/2023).
BACA JUGA: Ternyata Bukan September, Ini Target TPA Piyungan Transisi Tahap II Selesai Dibangun
Selama TPA Piyungan Transisi Tahap II belum rampung dibangun, menurut Beny, kerja sama antara Pemkot Jogja dengan Pemkab Gunungkidul terkait dengan pengelolaan sampah dapat dilakukan.
“Biar bekerja sama dengan Gunungkidul, kan bisa kerja sama antardaerah. Misalnya temporary, sebelum TPA Piyungan Transisi II dibuka, kan pendek [selang waktu]. Misalnya dengan bahasa ‘titip dulu’, kan teratasi ini, di sana kan ada tempatnya. Setelah itu diambil lagi, setelah ini siap [TPA Piyungan Transisi Tahap II], kan hanya [sampah] Kota Jogja,” katanya.
Menanggapi banyaknya sampah di Kota Jogja yang menumpuk di beberapa ruas jalan, menurut Beny seharusnya sampah tersebut segera diangkut, sehingga kebersihan Kota Jogja dapat terjaga. “Seharusnya segera di geser [sampah yang menumpuk di sepanjang jalan],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Jogja meminta Rippar 2026–2045 tak hanya mengejar jumlah wisatawan, tetapi juga lama tinggal, belanja, tenaga kerja, dan lingkungan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.