Musisi dan UMKM Mundur dari Rans Carnival di Maguwo, Polisi Bantah Kerahkan Massa
Sejumlah musisi dan UMKM mundur dari Rans Carnival. Kapolresta Sleman membantah isu pengerahan massa dan pembagian uang Rp50.000.
Gunung Merapi terlihat pada Minggu (12/3/2023) / Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA–Berada di antara gunung api aktif dan laut, DIY memiliki potensi bencana tsunami dan gunung meletus. Untuk dapat mengantisipasi terjadinya bencana tersebut, pelaku wisata diharapkan dapat melakukan mitigasi dengan baik.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Singgih Raharjo menyampaikan pentingnya mitigasi bencana dipahami para pelaku wisata. Menurut Singgih dengan pemahaman tersebut, maka dapat mengantisipasi terjadinya potensi bencana di objek wisata.
Mitigasi bencana menurut singgih dapat menjadi early warning system bagi pelaku wisata di Jogja. Saat ini menurut Singgih sebagai upaya mitigasi terhadap bencana alam, Kota Jogja memiliki deklarasi untuk menghadirkan destinasi wisata yang bertanggung jawab atau responsible destination.
“Deklarasi sudah ditandatangani semua stakeholder, ini menjadi bagian bagaimana kami memberikan layanan yang baik bagi wisatawan,” katanya, Kamis (17/8/2023).
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah DIY, GKR Bendara menyampaikan DIY memiliki potensi bencana gempa dan tsunami. Meski begitu, tidak dapat diperkirakan kapan bencana tersebut terjadi. Karena itu, menurut GKR Bendara, mitigasi bencana di destinasi wisata perlu dilakukan.
Menurut GKR Bendara pelaku pariwisata pun memiliki tanggung jawab untuk memastikan wisatawan tetap aman. Karena itu, menurutnya upaya mitigasi bencana perlu disiapkan dengan matang.
“Karena Indonesia punya banyak gunung api dan lempengan-lempengan yang masih berpotensi gempa. tentunya kita harus mempersiapkan diri. Bagaimana koneksi dan kerjasama kita antara destinasi wisata, badan penanggulangan bencana [BPBD] dan BMKG. Sehingga wisatawan yakin mereka akan pulang selamat ketika datang ke Jogja,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah musisi dan UMKM mundur dari Rans Carnival. Kapolresta Sleman membantah isu pengerahan massa dan pembagian uang Rp50.000.
Bahlil Lahadalia membantah tudingan terlibat penyadapan Prabowo dan mengancam somasi 3x24 jam kepada pihak yang mencatut namanya.
Penghargaan itu berkat upaya dan kinerja Pemprov Jateng dalam menumbuhkembangkan perekonomian daerah dan peningkatan realisasi investasi.
Borneo FC menjamu PSM Makassar di Stadion Segiri tanpa penonton. Simak kondisi tim, pemain kunci, dan prediksi skor laga pekan kesembilan.
WhatsApp menguji fitur perluas foto berbasis Meta AI di iPhone. Pengguna bisa mengubah bingkai gambar langsung sebelum membagikannya.
Simak tujuh tips memilih baju lari wanita, mulai dari bahan, sports bra, ukuran, jahitan, hingga outfit sesuai cuaca.