63 Ribu Anak Gunungkidul Berpeluang Masuk Sekolah Rakyat
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Tangkapan layar kebakaran Hutan di Semin Gunungkidul, Rabu (16/8/2023) malam. Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kawasan hutan Mboro di Dusun Kalialang, Kalitekuk, Semin terbakar pada Rabu (16/8/2023) petang. Dibutuhkan waktu sedikitnya tiga jam bagi petugas untuk melakukan pemadaman.
Kapolsek Semin AKP Arif Heriyanto mengatakan, butuh waktu sekitar tiga jam untuk bisa memadamkan api di Alas Mboro. Hal ini tak lepas dari area kobaran yang luasannya mencapai satu hektare.
BACA JUGA: Tren Kebakaran di Gunungkidul Meningkat, Ini Datanya
“Tim pemadam harus bekerja ekstra agar api bisa dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB," katanya pada Rabu (16/8/2023) malam.
Meski demikian, ia belum bisa menyebabkan pasti penyebab kebakaran serta kerugian yang dialami akibat peristiwa tersebut. "Hingga sekarang belum ada laporan berkaitan dengan korban jiwa. Mudah-mudahan semua aman terkendali," katanya.
Kebakaran terjadi diduga karena akibat aktivitas pembakaran dedaunan mengering di sekitar lokasi. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dari peristiwa tersebut.
Salah seorang warga Kalitekuk, Suprapto mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Tidak ada yang tahu persis penyebabnya, namun diduga terjadi karena aktivitas pembakaran sampah dari dedaunan yang mengering di sekitar lokasi hutan milik Pemerintah DIY.
BACA JUGA: Banyak Warga Bakar Sampah, Tren Kebakaran Kota Jogja Naik
"Beberapa hari terakhir juga ada aktivitas pembakaran dedaunan mengering di hutan dekat rest area Sekargama," kata Suprapto, Rabu malam.
Menurut dia, titik awal kebakaran terjadi dari atas bukit. Namun dikarenakan embusan angin kencang membuat kobaran meluas hingga mendekat ke pinggir jalan.
“Berhubung warga was-was, maka upaya pemadaman memanggil tim pemadam kebakaran," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Polisi ungkap penyebab kecelakaan KRL di Bekasi. Sopir taksi dinilai lalai, 16 orang tewas.
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.