Bahasa dan Aksara Jawa Dibawa ke Era Digital lewat Olimpiade
Upaya melestarikan bahasa dan aksara Jawa terus dilakukan di tengah perkembangan teknologi digital.
Keterlibatan warga dalam pengelolaan sampah sebagaimana terlihat di Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) Nitikan. Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Persoalan sampah seharusnya dianggap sebagai masalah bersama agar solusi yang diambil lebih tepat. Solusi mengatasi masalah sampah di Kota Jogja sulit diambil apabila penanganannya hanya diserahkan kepada pemerintah.
Guru Besar Sosiologi Lingkungan Universitas Gadjah Mada Prof. Suharko menjelaskan cara pandang menangani sampah sebagai masalah bersama yang meminimalkan ego sektoral akan menularkan berbagai gagasan dan prakarsa nyata yang bentuknya beragam.
“Keberagaman cara ini sangat baik, tetapi pertama kita harus satu pandangan dulu bahwa sampah ini masalah bersama sehingga tidak bisa hanya diserahkan ke Pemkot Yogyakarta. Masyarakat dan pihak swasta juga harus bertanggung jawab,” katanya, Kamis (9/8/2023).
BACA JUGA: Top 7 News Harian Jogja Online, Jumat 18 Agustus 2023
Suharko yang menempuh jenjang doktornya di Jepang ini mencontohkan penanganan sampah di Negeri Matahari Terbit. Di Jepang, masyarakat punya kesadaran tanggung jawab mengelola sampahnya.
“Pemerintah bertanggung jawab atas layanan sampah, termasuk dengan menyedikan pengelolaan teknologi yang mutakhir dan sebagainya. Namun, masyarakat juga harus berpartisipasi karena ini kunci mengatasi sampah di Jepang,” paparnya.
Dosen Pascasarjana Sosiologi UGM juga melihat masyarakat Jogja sudah cukup berpartisipasi dalam mengelola sampah. “Pencanangan darurat sampah ini tepat agar memunculkan sense of crisis di tengah masyarakat, seperti saat pandemi kemarin. Momen krisis ini momen untuk meningkatkan gotong royong, seperti saat Covid ketika muncul beragam inisiasi dan prakarsa dari masyarakat sendiri,” ujarnya.
Berkaca dari penanganan Covid, jelas Suharko, masalah sampah dapat diatasi dengan pendekatan seperti itu. “Ego sektoral dan ego kewilayahan memang menghambat penangannya, sehingga harus dihadapi bersama dengan peran masyarakat sebagai kuncinya,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upaya melestarikan bahasa dan aksara Jawa terus dilakukan di tengah perkembangan teknologi digital.
Jadwal DAMRI Bandara YIA lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.