Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi budi daya perikanan./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Meski sudah memasuki musim kemarau dan kekeringan terjadi di sejumlah wilayah, Dinas Kelautan dan Perikanan Bantul belum mendapat laporan adanya kolam perikanan yang kekeringan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bantul, Istriyani, mengatakan tidak adanya kekeringan di sektor perikanan ini karena pembudi daya ikan di Bantul kebanyakan menggunakan sumur sebagai sumber air. “Kolam yang menggunakan irigasi sangat terbatas,” katanya, Senin (21/8/2023).
Pembudi daya ikan di Bantul tidak menggunakan sumber air dari irigasi karena beberapa faktor, seperti kuantitas yang terbatas, kualitas air yang tercemar limbah dan tidak berkelanjutan terutama di musim kemarau. “Untuk pertanian saja kurang, apalagi untuk perikanan,” kata dia.
BACA JUGA: Puncak Kemarau Diperkirakan Agustus hingga Awal September
Adapun kolam yang menggunakan sumber air dari sumur tidak mengalami kekeringan karena pembudidaya ikan menurutnya juga telah memperhitungkan pemilihan lokasi kolam. “Pasti memperhatikan keberlangsungan sumber daya airnya,” paparnya.
Maka para pembudidaya ikan juga telah memilih lokasi yang sumber airnya melimpah. Ia mencontohkan wilyah yang jauh dari perbukitan, seperti Sewon, Jetis dan Bantul. “Kalau daerah pinggiran kayak Imogiri, Pajangan, Dlingo, itu tidak karena berbatasan dengan perbukitan dan pegunungan,” ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau pembudidaya agar lebih mencermati kondisi ikan di musim kemarau ini, karena terjadinya fluktuasi suhu antara siang dan malam. Fluktuasi suhu ini menyebabkan kondisi kesehatan ikan bisa terganggu.
“Treatment untuk adanya fluktuasi suhu. Kematian pada ikan karena fluktuasi suhu siang dan malam perlu diantisipasi. Memberikan banyak vitamin, memberikan peneduh dan sebagainya. Kami sudah berikan Surat Edaran."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Surplus perdagangan DIY naik menjadi US$99,96 juta pada triwulan I 2026 meski ekspor dan impor melemah akibat tekanan ekonomi global.
Ratusan unit properti dipamerkan kepada para agen properti, investor, hingga para broker dalam acara bertajuk Mandiri Lelang Festival (MLF) 2026
Ghost In The Cell karya Joko Anwar sukses menembus 3 juta penonton di bioskop dan tetap kuat di tengah persaingan film baru Indonesia.
Cara membuat status WhatsApp pakai lagu kini makin mudah lewat fitur musik resmi, Spotify, hingga Instagram Stories. Simak tips agar audio tetap jernih.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.