Bukan Cuma Memilih, Pelajar di Jogja Diminta Awasi Wakil Rakyat
Pelajar di Kota Jogja didorong tak hanya menggunakan hak pilih, tetapi ikut mengawasi kinerja wakil rakyat dan kebijakan pemerintah.
Kegiatan dropping air bersih di Tempel dan Seyegan oleh BPBD Sleman tahun 2022/ ist - BPBD Sleman
Harianjogja.com, JOGJA–Kekeringan di DIY meluas, Dinas Sosial (Dinsos) DIY akan ajukan 115 tangki air bersih bulan ini.
Kepala Dinsos DIY Endang Patmintarsih menyampaikan sebelumnya telah menerima permintaan dropping air bersih dari Kulonprogo, Gunungkidul, dan Bantul. Dari permintaan tersebut, menurut Endang akan dilakukan dropping air bersih dalam waktu dekat.
“Kami sudah memulai nih di Agustus. Jadi pemberian itu di September dan Oktober. Tapi karena permintaan sudah banyak, kita sudah mau mulai. kami sudah punya jadwal,” katanya, Jumat (25/8/2023).
Menurut Endang untuk memenuhi permintaan dropping air bersih, pihaknya telah menyediakan 230 tangki air dengan masing-masing tangki berkapasitas 4.000 liter air. Dari ketersediaan tersebut, 115 tangki air akan disalurkan pada Agustus 2023, kemudian sisanya akan disalurkan bulan depan.
BACA JUGA: Waduh! Baru Dibuka TPS Sementara di Tamanmartani Hampir Penuh
“Oktober harus semua selesai [tersalurkan], mudah-mudahan lalu hujan, supaya aman semua,” katanya.
Selain dropping air yang disalurkan Dinas Sosial DIY, setiap kabupaten juga telah menyediakan anggaran untuk dropping air bersih.
Sementara Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Noviar Rahmad menyampaikan Senin depan pihaknya akan melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan kabupaten terkait untuk memastikan dampak kekeringan tahun ini.
“Senin besok kami rapat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah [BPBD] kabupaten kota, kalau dibutuhkan dari provinsi kita punya anggaran tanggap darurat. Itu harus dengan Surat Keputusan [SK] Gubernur tentang siaga tanggap darurat,” katanya.
Menurut Noviar dalam rakor tersebut akan dibahas kesiapan BPBD kabupaten Bantul, Kulonprogo dan Sleman menghadapi kekeringan tahun ini. Apabila diperlukan bantuan dari Pemda DIY dalam penanganan kekeringan, maka dapat diajukan anggaran tanggap darurat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelajar di Kota Jogja didorong tak hanya menggunakan hak pilih, tetapi ikut mengawasi kinerja wakil rakyat dan kebijakan pemerintah.
Eling Priswanto resmi memimpin Dinas Pariwisata DIY. Ia menyoroti aktivasi Bandara YIA hingga peluang direct flight.
Trump membuka opsi sanksi AS terhadap bank China yang masih bekerja sama dengan Iran di tengah meningkatnya tekanan ekonomi Washington terhadap Teheran.
BGN DIY menggelar edukasi gizi serentak di seluruh SPPG pada 26-28 Agustus 2026 untuk memperkuat pemahaman gizi dan keamanan pangan MBG.
Draft RUU Perampasan Aset mengatur aset minimal Rp100 juta bisa dirampas negara, termasuk aset yang asal-usulnya tak dapat dibuktikan.
Polda Kalsel menguji cairan tepung berbasis pati singkong untuk menekan karhutla gambut, terutama di tiga wilayah prioritas.