BEDAH BUKU Pemikiran Gus Dur Tetap Relevan di Tengah Masyarakat
Kegiatan diikuti masyarakat lintas organisasi yang ingin kembali mendalami gagasan Presiden keempat Republik Indonesia (RI) tersebut.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo membuka Sleman Creative Week di Taman Kuliner Condongcatur, Depok, Sleman 21 Oktober 2022. Tahun ini Sleman Creative Week kembali dilaksanakan pada Oktober yang merupakan Bulan Kreatif Kabupaten Sleman./Istimewa
SLEMAN—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman terus berupaya meningkatkan kualitas pengembangan dan pengelolaan ekonomi kreatif di wilayahnya. Hal ini mengingat perkembangan ekonomi kreatif yang cukup pesat di Bumi Sembada. Untuk itu, pengelolaan ekonomi kreatif ke depan harus mampu menjangkau ke semua 17 subsektor ekonomi kreatif.
Sub Koordinator Atraksi Wisata dan Ekonomi Kreatif Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Sleman, Rini Wahyu Hestari mengatakan saat ini pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pengembangan dan pengelolaan ekonomi kreatif dengan harapan ke depan dapat menjangkau ke semua 17 subsektor ekonomi kreatif.
Berdasarkan pemetaan dari Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) tahun 2017, Kabupaten Sleman ditetapkan sebagai kabupaten dengan tiga subsektor ekonomi kreatif unggulan yaitu subsektor ekraf film, animasi dan video; subsektor kriya bambu; serta subsektor seni pertunjukan. "Harapannya, ketiga subsektor ini menjadi pengungkit kemajuan subsektor ekonomi kreatif lainnya," kata Rini.
Selain itu, adanya fasilitasi dari Pemerintah Pusat melalui Bekraf pada 2017 kepada Sleman Creative Community berupa revitalisasi dua bangunan di Taman Kuliner menjadi Sleman Creative Space ke depan akan benar-benar dimaksimalkan untuk perkembangan subsektor ekonomi kreatif yang ada.
Baca juga: Musyawarah Pengadaan Lahan Tambahan Tol Jogja-Bawen Ditarget Rampung September
Tidak hanya subsektor film, animasi dan video; subsektor kriya bambu; dan subsektor seni pertunjukan, keberadaan Sleman Creative Space juga bisa dioptimalkan untuk kemajuan subsektor ekonomi kreatif lainnya.
Untuk itu, beberapa waktu lalu, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman telah membentuk Komite Ekonomi Kreatif yang terdiri atas orang-orang yang kompeten di bidangnya pada 2019.
Selain itu, akan ada revitalisasi Sleman Creative Space menjadi Sleman Creative Park. Diharapkan keberadaaan Sleman Creative Park ini mampu mendongkrak dan menggerakkan sub sektor ekonomi kreatif yang lebih luas di Sleman.
Tiga sub sektor ekonomi kreatif unggulan di Sleman ini terus dikembangkan sebagai generator untuk mengungkit sub sektor ekonomi kreatif yang lainnya. "Harapannya, akan lebih banyak sub sektor ekonomi yang dapat berkembang,” kata Rini.
Selain itu, Pemkab Sleman juga mencanangkan bulan Oktober sebagai Bulan Kreatif bagi Kabupaten Sleman. Kegiatan ini ditandai dengan digelarnya Sleman Creative Week. Kegiatan Sleman Creative Week merupakan kegiatan tahunan dan tahun ini pelaksanaannya masuk tahun ketiga.
Sleman Creative Week terdiri dari berbagai rangkaian kegiatan kreatif yang digelar sepanjang Oktober. “Tahun ini rangkaian acara diawali dengan Ngaran Kite Festival di Dusun Ngaran, Margokaton, Seyegan pada 9-10 September 2023 dilanjutkan Festival Gulali pada pekan pertama Oktober, Sleman Creative Week di Sleman Creative Space, Taman Kuliner Condongcatur pada 20–21 Oktober, dan Bedog Art Festival di Studio Banjarmili, Kradenan, Banyuraden, Gamping pada 21-22 Oktober. Semua acara ini kami rangkai dalam Bulan Ekonomi Kreatif Kabupaten Sleman,” kata Rini. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan diikuti masyarakat lintas organisasi yang ingin kembali mendalami gagasan Presiden keempat Republik Indonesia (RI) tersebut.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.