Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, saat bersama penari Montro dalam pemecahan rekor Musium Rekor Indonesia (MURI) dengan jumlah penari Montro terbanyak, di Pantai Parangkusumo, Kretek, Sabtu (26/8/2023). Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 10.000 pelajar dari Bantul terlibat dalam pemecahan rekor Musium Rekor Indonesia (MURI) dengan jumlah penari Montro terbanyak, di Pantai Parangkusumo, Kretek, Sabtu (26/8/2023).
Sebanyak 10.000 penari montro tersebut terdiri dari pelajar Perempuan di sekitar Bantul. Dengan kompak para penari yang mengenakan dresscode putih dan kain jarik di pinggang menggerakkan tubuhnya di antara deburan ombak dan angin pantai.
BACA JUGA: Dana Rp1,8 Miliar Diusulkan untuk Rehab Sejumlah Pasar di Bantul, Ini Daftarnya
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, mengatakan tari yang dilakukan 10.000 orang tersebut merupakan kreasi baru tari Montro, tari khas Bantul yang dahulu kala diciptakan di masa Sultan Agung, yang diperuntukkan sebagai penyemangat prajurit sebelum perang.
“Tari Montro adalah tari sebelum perang, untuk penyemangat. Makannya di samping gerakannya energik, syairnya juga penyemangat. Bahwa hidup itu harus mempunyai makna, hidup adalah perjuangan, dan tidak lupa bahwa di antara perjuangan harus ingat sama Yang Maha Kuasa,” katanya.

Maka pemecahan rekor MURI ini untuk semakin memperkenalkan tari Montro kepada dunia. Berdasarkan informasi, selain penari yang sudah didaftarkan, tari Montro hari ini juga diikuti oleh pelajar yang belum didaftarkan.
“Sehingga kami berani klaim ini lebih dari 10.000. Ini artinya antusiasme generasi muda terhadap budaya masih sangat kuat. Sehingga ini lah yang mestinya dipelihara dan dikembangkan, bahwa anak-anak mud aini memang perlu dekat dengan budayanya sendiri,” paparnya.
BACA JUGA: Merapi Semburkan 144 Kali Guguran Lava Dalam Sepekan, Paling Jauh 1,8 Kilometer
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menuturkan pemecahan rekor MURI ini dilatarbelakangi kondisi Bantul yang memiliki infrastruktur seni yang memadahi. Bantul mempunyai sekolah seni yang lengkap, mulai Sekolah Menengah sampai Perguruan Tinggi. Sanggar-sanggar seni banyak dan hidup di masyarakat. Tradisi budaya juga hidup di Kabupaten Bantul.
“Maka sebagai kota seni, ini harus kita sampaikan kepada dunia. Salah satu cara kita adalah dengna memecahkan rekor MURI. Hari ini dengan semangat dan swadaya sekolah-sekolah, mereka mengirimkan siswi-siswinya untuk memecahkan MURI bersama,” kata dia.
Event ini menurutnya tidak dibiayai APBD. Dari sekolah-sekolah secara swadaya memfasilitasi mulai dari latihan para peserta hingga puncaknya pemecahan rekor MURI. “Mereka iuran sendiri, sehingga bisa kumpul bersama, latihan bersama dan akhirnya pecahlah rekor MURI tari Montro terbesar di Indonesia,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Harga tanah di sekitar Kelok 23 Gunungkidul disebut sudah mencapai Rp1 juta per meter persegi setelah pembangunan JJLS. Investor mulai melirik kawasan ini.
Badan Mutu KKP Yogyakarta dan BBPOM Yogyakarta memperkuat sinergi pengawasan mutu dan keamanan pangan asal ikan melalui Rencana Aksi dan joint inspection
Prabowo meresmikan enam Kodam baru, termasuk Kodam XXVI/Mataram di DIY. Berikut daftar Kodam dan Pangdam yang ditunjuk.
Aleix Espargaro comeback di MotoGP Mandalika 2026 menggantikan Joan Mir. Honda menargetkan adaptasi RC213V sekaligus pengembangan motor.
KPK akan memeriksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid pekan ini terkait perkara dugaan korupsi pengurusan HGB Summarecon di Bogor.