BMKG: Cuaca Jogja Cerah, Waspadai Bediding dan Gelombang Tinggi
Prakiraan cuaca DIY Minggu 12 Juli 2026 didominasi cerah. BMKG mengingatkan potensi bediding dan gelombang 2,5-4 meter di selatan.
Rocky Gerung. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Pengamat politik Rocky Gerung memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Sabtu (10/9/2023). Kegiatan itu digelar oleh BEM KM UMY bertajuk UMY Movement Forum 2 di Gedung Perpustakaan UMY. Selain mengajak mahasiswa untuk bijak memilih pemimpin, Rocky juga juga menyebut soal Ahmad Dahlan yang berkontribusi terhadap Jogja sebagai kota berpikir. Selain mahasiswa UMY, diskusi itu juga diikuti mahasiswa dari berbagai kampus di Jogja.
Dalam kesempatan itu Rocky Gerung mengajak mahasiswa untuk bijak memilih calon pemimpin dalam kontestasi politik yang akan datang. Menurutnya, para pemimpin masa depan harus memiliki ide-ide tentang keadilan, pertahanan dan lingkungan. Ia menekankan pentingnya memilih pemimpin berdasarkan kapasitas intelektual mereka.
BACA JUGA : Penuhi Panggilan Bareskrim, Rocky Gerung Diberondong 40 Pertanyaan selama 7 Jam
“2024 akan ada kompetisi pemimpin berikutnya, yaitu siapa yang punya ide tentang keadilan, tentang pertahanan dunia, tentang lingkungan, itu yang harus anda pilih sejak sekarang, hal itu bisa diketahui lewat perdebatan capres,” kata Rocky dalam rilis yang dikirim Biro Humas UMY.
Rocky menyebut Jogja sedari awal diniatkan oleh Kiai Ahmad Dahlan untuk menjadi Kota yang berpikir. Jika Ahmad Dahlan sebelum kemerdekaan Indonesia memutuskan untuk menjadi Buzzer Belanda, maka kondisi Jogja dan bangsa ini akan sangat berbeda.
“Jogja sedari awal diniatkan Ahmad Dahlan untuk menjadi kota yang berpikir. Jika Ahmad Dahlan 33 tahun sebelum kemerdekaan memutuskan mau menjadi buzzernya Belanda, maka anda saat ini hidup dari amlop ke amplop,” ungkap Rocky Gerung.
BACA JUGA : Rocky Gerung Diperiksa Bareskrim Polri, Penyidik: Tidak Terkait Penghinaan Presiden
Akan tetapi Ahmad Dahlan memilih untuk tidak menjadi buzzer Belanda. Ia kemudian memilih untuk berinvestasi di dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan. Alhasil, Muhammadiyah saat ini memiliki 172 perguruan tinggi. Bahkan, ia menyebut, jika Muhammadiyah berhenti berpikir, IQ bangsa ini bisa terjun bebas hingga 70 persen.
“Yang 70 persen itupun disubsidi oleh Muhammadiyah semua. Kita bisa lihat Sekolah Muhammadiyah ada dimana-mana dan sangat bermutu,” kata Rocky.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 12 Juli 2026 didominasi cerah. BMKG mengingatkan potensi bediding dan gelombang 2,5-4 meter di selatan.
Status siaga darurat kekeringan ditetapkan di Bantul dan Gunungkidul. Pakar UMY menjelaskan penyebab hingga langkah mitigasinya.
Penjualan mobil wholesales semester I 2026 naik 15,8% menjadi 436.564 unit. Gaikindo optimistis GIIAS 2026 mendorong pertumbuhan industri otomotif.
Pemkab Batang memprioritaskan pembangunan air bersih, sanitasi, dan permukiman untuk menekan kemiskinan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
BGN memastikan kualitas gizi Program MBG usai libur sekolah dengan menu berprotein hewani dan pemanfaatan bahan pangan lokal.
Lelang pembangunan gedung baru RSUD Sleman dipastikan mundur karena reviu DED belum selesai. Skema pinjaman juga bergeser ke 2027.