38 Jembatan di Gunungkidul Mulai Rusak, Perbaikan Dikebut
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Petugas SAR saat mengevakuasi bangkai penyu yang terdampar di Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Minggu (10/9/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seekor penyu besar ditemukan mati di Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Minggu (10/9/2023). Bangkai penyu langsung dikuburkan oleh petugas Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi 2 di Pantai Baron.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan penemuan penyu pertama kali dilihat oleh seorang pedagang di Pantai Sepajang. Pada awalnya ada yang penasaran karena muncul bau tidak sedap. Setelah melakukan penelusuran, bau berasal dari jasad penyu yang terdampar di pantai. “Baunya sangat menyengat sejak Minggu Pagi. Setelah ditelusuri berasal dari bangkai penyu yang terdampar di pantai,” kata Suris kepada wartawan, Minggu siang.
Temuan ini langsung dilaporkan ke petugas SAR. Setelah mendatangi lokasi langsung diputuskan untuk dikubur karena sudah berbau. “Biar baunya cepat hilang, maka bangkai penyu langsung dikubur. Apalagi kawasan Sepanjang juga ramai, meka dengan dikubur langsung tidak menggangu kenyamanan pengunjung,” katanya.
BACA JUGA: Abrasi Ancam Penangkaran Penyu di Pantai Trisik Kulonprogo
Menurut dia, ukuran penyu terhitung besar karena memiliki berat sekitar 50 kilogram, berdiameter 35 centimeter dan panjang sekitar 50 centimeter. Adapun penyebab kematian juga tidak diketahui secara pasti. “Kami juga tidak mengindentifikasi penyu jenis apa karena langsung dikubur. Yang jelas, dalam evakuasi ada dua petugas yang mengangkatnya,” kata Suris.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi 2 di Pantai Baron Marjono mengatakan, wilayah pantai selatan sejak dahulu memang banyak ditemukan penyu. Namun, seiring dengan perkembangan wisata pantai yang ramai dikunjungi, maka kemunculan penyu sekarang ini sudah jarang terlihat. “Sudah jarang. Malahan beberapa kali menemukan penyu terdampar dalam keadaan mati,” kata Marjono.
Dia menjelaskan, penyu merupakan hewan yang dilindungi. Warga sekitar pesisir selatan juga tidak lagi berani mengambil penyu dan memilih melaporkan apabila menemukan penyu. “Semua penyu dilindungi sehingga tidak ada warga yang berani menangkapnya,” kata Marjono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.