Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
HIV/AIDS/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL–Sebanyak 10 orang di bantul dinyatakan positif HIV, tepatnya di kawasan Parangkusumo, Samas dan Kasihan. Hal ini terungkap dalam sero survei yang dilakukan Dinas Kesehatan Bantul di kawasan berisiko tinggi.
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Bantul, Samsu Aryanto, menjelaskan sero survei menyasar sejunlah lokasi berisiko tinggi penularan HIV seperti salon pijat, pasangan homoseksual, penjaja seks hingga pengguna narkoba suntik.
Beberapa wilayah yang menjadi sasaran di antaranya kawasan pantai Parangkusumo, Samas, Kapanewon Banguntapan dan Kasihan. "Hasilnya dari Samas lima orang, Kretek [Parangkusumo] empat orang dan seorang lainnya di Kasihan," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (21/9/2023).
Baca Juga: Ada 1.472 Pengidap HIV di Jogja, Fasilitas Perawatan Akan Ditambah
Adapun sero survei merupakan metode survei yang menggunakan tes darah guna memeriksa antibodi tubuh. "Menggunakan rapid test kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan di puskesmas wilayah setempat. Di puskesmas dilakukan pemeriksaan pada R1, R2 dan R3 dengan hasil positif HIV 10 orang," katanya.
10 orang tersebut menurutnya berasal dari usia produktif dan didominasi perempuan. Di samping itu, mereka juga bukan warga Bantul, melainkan pendatang dari luar daerah yang bekerja di tempat berisiko tinggi penularan HIV.
Terhadap 10 orang yang terkonfirmasi positif HIV itu, pihaknya melakukan edukasi dan pengawasan agar rutin menjalani terapi dan pengobatan. "Berdasarkan pantauan kami, kesepuluhnya rutin melakukan terapi dan pengobatan sesuai dengan arahan yang kami berikan," paparnya.
Baca Juga: Gawat! Puluhan Balita di Gunungkidul Tertular HIV Aids
Selain itu, pihaknya juga mengedukasi 10 orang tersebut agar menjalani pola hidup sehat, makan makanan bergizi dan membatasi aktivitas seksual agar tidak menularkan HIV. "Diedukasi untuk hidup bersih dan sehat," kata dia.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bantul, sejak awal 2023 hingga bulan Juni, tercatat ada 91 warga yang terpapar HIV. Jumlah kasus per bulan cukup fluktuatif, yakni Januari 16 kasus, Februari 18 kasus, Maret 19 kasus, April 14 kasus, Mei 20 kasus dan Juni empat kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.